Foto: Istimewa

Perang Bamsoet vs Airlangga Memanas Lagi

Ceknricek.com -- Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali menabuh genderang perang dalam perebutan kursi calon ketua umum (caketum) Partai Golkar, dalam Musyawarah Nasional yang dijadwalkan, Desember mendatang. Ketua MPR RI itu dipastikan maju untuk bertarung dengan Ketua Umum Golkar petahana, Airlangga Hartarto yang saat ini menjabat Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju.

Kepastian tersebut disampaikan Bamsoet secara terbuka di acara silatuhrahmi dengan sejumlah pemimpin redaksi media massa di Restoran Plataran Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (7/11) malam. Ia mengklaim dukungan menjadi caketum banyak mengalir dari kader-kader partai di daerah.

"Jadi ini tergantung pasar, saya akan maju jadi ketum sangat tergantung dukungan daerah karena saya hanya mau maju kalau memang dibutuhkan partai, dibutuhkan para pemilik suara di partai Golkar," ujar Bamsoet.

Pernyataan Bamsoet terkesan menjilat ludahnya sendiri karena, September lalu, kedua kader Golkar yang selama tiga bulan terlibat perang terbuka memperebutkan jabatan sebagai ketua umum itu, menyatakan islah dengan dua komitmen yang mereka sepakati bersama. Saat itu, Bamsoet menyebut dirinya mendukung Airlangga maju di Munas Golkar. Sebaliknya, Airlangga mendorong Bamsoet menjadi ketua MPR.

Terkait komitmen tersebut, Bamsoet berdalih ia bersama partai Golkar sama-sama berkomitmen menjaga suasana partai tetap kondusif untuk  dapat meraih kursi ketua MPR tanpa ada polemik. "Kita satu partai sepakat satu sikap dan satu visi terpilih secara musyawarah mufakat atau aklamasi," katanya.

Ketika ditanya apakah Bamsoet mengkhianati komitmennya karena masih juga menginginkan kursi Ketum Golkar, ia memastikan kesepakatan itu tidak ada.

"Tidak ada undang-undangnya, memang ada undang-undang yang melarang? Kesepakatan pribadi kami saat itu adalah obrolan bersama menjaga komitmen, agar suasana partai tetap kondusif apalagi menjelang pelantikan Presiden waktu itu," kata Bamsoet.

Sumber: Ashar/Ceknricek.com

Baca Juga: Airlangga Atau Bamsoet?

Terkait pujian Presiden Joko Widodo terhadap kepemimpinan ketua umum partai Golkar Erlangga Sutanto, Bamsoet memastikan dirinya mengambil sikap yang sama. Ia malah berharap, pujian itu mendorong semua kader berbuat lebih baik lagi untuk memajukan Partai Golkar.

"Komunikasi kami sangat baik dengan semua kader daerah, jadi jika disetujui saya siap. Jadi saya pastikan di sini  kita tidak sedang bercinta, kita sedang mengurus negara, kita sedang berpartai, jadi gak usah baper," tegas Bamsoet.

Reaksi Airlangga

Secara terpisah, Airlangga mengaku terus memantau manuver Bamsoet yang ingin mencalonkan diri sebagai calon ketua umum. "Ya tentu kami lihat karena kan sebelumnya sudah ada komitmen. Jadi kami tunggu komitmen tersebut," kata Airlangga seusai HUT Golkar ke-55 di The Sultan Hotel, Jakarta, Rabu (6/11) malam.

Sumber: Kompas

Airlangga mengungkapkan bahwa seluruh Dewan Pimpinan Pusat telah menyepakati jadwal penyelenggaraan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Musyawarah Nasional (Munas) partai berlambang pohon beringin itu.

Rapimnas akan dilaksanakan pada 14 dan 15 November 2019 di Jakarta untuk membahas persiapan materi dalam Munas, termasuk soal mekanisme pendaftaran calon ketua umum.

Sedangkan Munas Partai Golkar diselenggarakan pada 4 hingga 6 Desember 2019 di Jakarta. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum periode 2019-2024.

BACA JUGA: Cek RISET & DUNIA KAMPUS Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait