Foto: IDNTimes

Polisi: Kasus Penggelapan Mobil Pablo Banua Masih Berlanjut

Ceknricek.com -- Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menyatakan kasus penggelapan mobil atas terlapor Pablo Benua hingga saat ini masih berlanjut. Informasi itu disampaikan Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana Marpaung di Jakarta, Jumat (12/7). "Masih, masih lanjut, tapi statusnya masih jadi saksi," kata dia.

Meski sebelumnya disebutkan Pablo terjerat penggelapan mobil dengan jumlah diduga hingga puluhan unit, Sapta mengatakan laporan yang masuk padanya baru dua unit mobil dengan pelapor adalah perusahaan pembiayaan kredit mobil.

Menurut Sapta, dalam kasus yang dilaporkan pada 26 Februari 2018 tersebut, Pablo sudah dipanggil sebanyak dua kali, namun yang bersangkutan terus mangkir dengan berbagai alasan. "Terakhir di panggilan kedua dia bilang sakit dan ada surat dokternya, makanya kita tunggu dulu," ucapnya.

Sapta mengaku heran ketika mengetahui Pablo bisa memenuhi panggilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam kasus "ikan asin".

"Saya juga kaget pas ada panggilan di Krimsus (kasus ikan asin), dia bisa hadir tapi panggilan kita kok tidak bisa, nanti kita koordinasi dengan penyidik lah. Bisa bareng jalan kasusnya," kata Sapta.

Terkait dengan ditemukannya puluhan STNK saat penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah rumah Pablo dan istrinya Rey Utami di Bogor, Jawa Barat, untuk kasus "ikan asin", Sapta mengatakan pihaknya belum bisa memastikan apakah termasuk kendaraan yang digelapkan atau tidak.

Sumber: Kompas

"Kita belum tahu, kita tidak ikut geledah. Saya rasa kalau tak ada kaitannya di Krimsus, mungkin akan dikembalikan atau tidak dibawa saya gak tahu juga, nanti kita koordinasi," ucap Sapta.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengungkapkan bahwa selain kasus "ikan asin" Pablo Benua juga terjerat kasus penggelapan dan penipuan kendaraan yang ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya serta kasus pencucian uang yang ditangani Bareskrim Mabes Polri.

Dari informasi yang beredar, kasus penggelapan kendaraan yang dilaporkan pada tahun 2018 di Mapolda Metro Jaya tersebut, telah memakan korban hingga beberapa orang masyarakat.

Pablo Benua saat ini tengah ditahan oleh Polda Metro Jaya terkait kasus pencemaran nama baik dengan kata-kata "ikan asin" yang dilaporkan oleh Fairuz A Rafiq, bersama dengan istrinya, Rey Utami, dan Galih Ginanjar. (Antara)



Berita Terkait