Foto: EONLINE

Aaron Carter Mengalami Serangkaian Penyakit Mental

Ceknricek.com -- Musisi Aaron Carter mengaku mengidap serangkaian penyakit mental yang berujung pada berbagai obat-obatan yang diresepkan dokter. Pengakuan itu ia sampaikan dalam sebuah episode reality show The Doctors, Kamis (12/9).

Penyanyi berusia 31 tahun ini mengungkapkan, ia didiagnosis mengalami penyakit mental dalam beberapa tahun terakhir yang membuatnya stres. Belum lagi macam varian obat yang harus ia konsumsi di bawah pengawasan institusi kesehatan setempat.

"Saya di diagnosis mengalami gangguan kepribadian ganda, skizofrenia, kecemasan akut dan depresi. Saya lalu diresepkan untuk Xanax, Seroquel, Gabapentin, Hydroxyzine, Trazodone, Omeprazole. Inilah realitasnya," ungkap penyanyi I Want Candy kepada host, Dr. Travis Stork. 

Foto: EONLINE

Itu kali pertama Aaron tampil di publik dan terbuka mengenai perjuangannya. Ia sempat menjadi berita utama beberapa tahun terakhir setelah mengalami masalah pelanggaran hukum.

Baca Juga: Hubungan Tak Sehat, Aaron Carter dan Lina Valentina Berpisah

Dua tahun lalu (2017), Aaron bahkan membuka masalah seksualitasnya melalui Twitter kepada penggemar. Ia mengungkapkan dirinya tertarik dengan pria dan wanita. 

Tak cuma itu. Aaron bahkan menceritakan hubungan asmaranya dengan seorang gadis yang bekerja dengannya pada usia 17 tahun. Selanjutnya, pihak label yang menaunginya, Billboard mengonfirmasi bahwa kicauan Aaron menunjukkan sisi biseksual.

Di usia 17 tahun, Aaron juga mengungkapkan keinginannya menikah, berkeluarga dan memiliki anak. Suatu pandangan yang kontras bertentangan dengan kehidupan remaja saat itu.

Masalah depresi Aaron berawal dari kepergian Ayahnya yang membuat ia seolah kehilangan pegangannya. Selanjutnya, ia juga putus dengan kekasihnya Madison Parker tahun 2018. Dua peristiwa itu mengakibatkan berat badannya berkurang hingga 115 pound. 

"Saya mulai benar-benar stres tentang hal-hal seperti hubungan saya atau harapan orang-orang dengan saya, dan kemudian saya hanya berhenti makan," katanya kepada People.

Ia kemudian mencari bantuan ke Alo House di Malibu dan berhenti bermusik untuk sementara waktu. "Sungguh menakjubkan melihat apa yang terjadi ketika saya hanya mengambil cuti untuk diri saya sendiri," katanya.

Dalam acara tersebut bahkan Aaron menjalani tes urin narkoba untuk menunjukkan realitas sesungguhnya. Dan hasil tes menunjukkan bahwa Aaron positif narkoba. Namun, Dr. Travis mengungkapkan bahwa itu adalah hal wajar karena Aaron sedang menjalani terapi penyakit mental.

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait