Angin Kencang di Kabupaten Lampung Tengah, BPBD Berikan Bantuan Logistik | Cek&Ricek wardah-colorink-your-day
Foto: Istimewa

Angin Kencang di Kabupaten Lampung Tengah, BPBD Berikan Bantuan Logistik

Ceknricek.com--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah melaporkan angin kencang melanda Desa 2B Jaya Sakti, Kecamatan Terusan Nyunyai, Kabupaten Lampung Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (22/10/21) pukul 15.30 waktu setempat.

Kejadian tersebut memicu kerusakan ringan pada 15 rumah warga. Meski terdampak, tidak ada warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut. Paska kejadian, BPBD bergotong royong dengan warga setempat untuk langsung membersihkan dan memperbaiki rumah warga yang rusak. BPBD Kabupaten Lampung Tengah melaporkan pihaknya telah memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak angin kencang pada Sabtu (23/10/21).

Kepala Subbidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lampung Tengah, Jamiludin mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan bantuan logistik. Adapun bantuan logistik yang diberikan berupa paket makanan berisi beras, mie instan, ikan kaleng, susu, dan makanan siap saji. Rencananya, Senin (25/10/21) nanti BPBD Provinsi Lampung juga akan memberikan bantuan logistik tambahan kepada warga.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Lampung Tengah untuk memberikan bantuan logistik. Senin besok BPBD Provinsi juga berencana untuk memberikan bantuan," kata Jamiludin melalui sambungan telepon.

BPBD setempat juga mengaku akan menurunkan tim untuk melakukan asesmen terkait kerusakan dan kerugian yang timbul akibat peristiwa angin kencang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan beberapa wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang seperti di Aceh, Bangka Belitung, Lampumg Banten, Bengkulu, DKI Jakarta, dan Gorontalo. BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus mewaspadai dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang yang dapat menyebabkan kerugian.


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait