Foto: Istimewa

BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Revolusi Mental Awards 2019

Ceknricek.com --  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menerima penghargaan Gold Winner Kategori Penghargaan Lembaga Pelayanan Publik Aplikasi Revolusi Mental dalam ajang yang diselenggarakan oleh BUMN Track, Kamis (19/9).

Sebagai institusi pertama yang ditunjuk pemerintah menjadi laboratorium Gerakan Nasional Revolusi Mental pada Oktober 2015 silam, BPJS Kesehatan senantiasa mengedepankan integritas, profesional, pelayanan prima, dan efisiensi operasional dalam mengemban tugasnya melayani masyarakat.

Menurut Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Gerakan Nasional Revolusi Mental merupakan wujud dukungan BPJS Kesehatan terhadap pemerintah, sekaligus komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Gerakan tersebut secara bertahap terbukti mampu mengubah mindset masyarakat mengenai pelayanan publik.

Karena itu, seluruh Duta BPJS Kesehatan selaku representasi dari pemerintah terus berupaya memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien, dengan kultur budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan menjunjung prinsip gotong royong.

Baca Juga: Beranikah Jokowi Tetap Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan?

"Semoga penghargaan Gold Winner ini bukan hanya sebentuk trofi semata namun secara riil juga menggambarkan proses revolusi mental yang sesungguhnya terjadi di antara kita para duta, yang senantiasa mengacu pada nilai-nilai integritas, etos kerja, dan gotong royong,” tutur Fachmi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat (20/9).

Fachmi menambahkan, penghargaan tersebut juga merupakan buah manis atas dedikasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI yang telah merangkul masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi menggerakkan roda perubahan. Dengan apresiasi tersebut, Fachmi optimis komitmen seluruh Duta BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik pun, akan kian kokoh.

"Tidak ada manusia dan pekerjaan yang sempurna, namun ketidaksempurnaan harus mendorong kita untuk terus melakukan perbaikan. Berbagai upaya tersebut tentu kami lakukan untuk meningkatkan kualitas kepada stakeholders BPJS Kesehatan. Apa yang kami tanamkan, diharapkan dapat menular bagi stakeholder terkait, seperti peserta JKN-KIS dan fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan,” ucap Fachmi.

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait