Chef Ternama Meninggal Dunia Karena Virus Covid-19 | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Chef Ternama Meninggal Dunia Karena Virus Covid-19

Ceknricek.com -- Seorang chef ternama Floyd Cardoz dikabarkan meninggal dunia karena virus corona. Sebelumnya, ia mengunggah foto ketika dirawat di rumah sakit.

Dilansir dari Detikcom yang mengutip dari Insider (26/3) Chef Floyd Cardoz cukup dikenal luas di Amerika Serikat khususnya di New York setelah berhasil memperkenalkan makanan India kepada masyarakat. Chef Cardoz tutup usia pada Rabu (25/3) di salah satu rumah sakit di New Jersey dalam usia 59 tahun.

Lewat situs berita Scroll.in, keluarga Chef Cardoz mengonfirmasi berita ini. Chef Cardoz meninggalkan seorang istri bernama Barkha dan dua putra yakni Justin dan Peter.

Dalam keterangan, Chef Cardoz tiba di New York setelah menyambangi Mumbai pada 8 Maret 2020. Selang 10 hari kemudian, Chef Cardoz menjalani tes kesehatan dan ia dinyatakan positif corona.

Pihak restoran Hunger.Inc mengeluarkan pernyataan tentang kematian Chef Cardoz pada 18 Maret 2020 setelah dirawat di Pusat Medis Mountainside di Montclair. Padahal seminggu sebelumnya, Chef Cardoz masih mengunggah foto di instagram pribadinya.

"Saya merasa demam dan karenanya, sebagai tindakan pencegahan, saya masuk rumah sakit di New York," tulisnya.

Mengetahui Chef Cardoz terinfeksi virus corona, Departemen Kesehatan Mumbai mengintruksikan orang-orang yang pernah bertemu Chef Cardoz untuk melakukan tes kesehatan. "Kami juga menjangkau secara pribadi kepada orang-orang yang telah berinteraksi dengannya selama kunjungannya ke India, sehingga mereka dapat mengambil saran medis yang diperlukan jika mereka menunjukkan gejala apa pun."

Chef Cardoz, yang lahir di Mumbai pertama kali terjun ke dunia kuliner New York pada awal 1990-an sebagai sous-chef di restoran Prancis terkenal Lespinass. Tahun 1998 Chef Cardoz membuka restoran Tabla dan restoran ini jadi awal popularitasnya.

Dalam ulasan restoran tahun 1999, seorang kritikus kuliner Times, Ruth Reichl menyebut makanan di sini sebagai "cinta pada gigitan pertama." Tidak mudah menyajikan makanan India di New York, apalagi sampai bisa diterima oleh masyarakat luas.

"Dia bisa menghadirkan makanan India dengan cita rasa yang asli. Ia juga menunjukkan pada kita kalau makanan India bukan hanya kari saja. Rempah khas India bisa membuat makanan lebih lezat,"ujar Wells, seorang kritikus restoran.

 

BACA JUGA: Cek EKONOMI & BISNIS, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Arif


Berita Terkait