Datangi Dewan Pers, KD dan Raul Lemos Minta Perlindungan | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Datangi Dewan Pers, KD dan Raul Lemos Minta Perlindungan

Ceknricek.com -- Raul Lemos dan Krisdayanti atau biasa disapa KD diketahui menyambangi Dewan Pers di Jakarta Pusat, pada Selasa, 18 Februari 2020. Hal itu dilakukan keduanya setelah menerima pemberitaan miring terkait pernikahan mereka.

Lewat Instagram, Raul Lemos mengaku, bertemu dengan Dewan Pers yang diwakili dua anggotanya: Ahmad Djauhar dan Agus Sudibyo. Dalam pertemuan itu, pebisnis asal Timor Leste tersebut mengeluhkan pemberitaan sejumlah media daring yang merugikan nama mereka.

“Maksud kedatangan kami adalah meminta perlindungan dan membuat pengaduan tentang beberapa media online yang membuat berita bohong, hoaks dan tidak bertanggung jawab sehingga merugikan kami, keluarga, serta anak-anak kami,” kata Raul Lemos dalam unggahannya di Instagram, pada Selasa, 18 Februari silam.

Datangi Dewan Pers, KD dan Raul Lemos Minta Perlindungan
Sumber: Istimewa

Sebagai lembaga pengontrol media, Raul Lemos berharap Dewan Pers bisa memberikan keadilan terkait pemberitaan bohong bernada insinuatif (sindiran) dan tidak sesuai dengan kode etik jurnalistik yang diterimanya. 

Baca juga: Diberitakan Retak, KD dan Raul Lemos Berang

Pada Senin, 17 Februari 2020, Raul Lemos dikabarkan akan menggugat cerai Krisdayanti berdasarkan bocoran dari Faizal Kamil, staf Humas Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Dia mengaku, ada perwakilan dari pihak berinisial RL atau KD yang menanyakan persyaratan pengajuan gugatan cerai.

Datangi Dewan Pers, KD dan Raul Lemos Minta Perlindungan
Sumber: Istimewa

“Iya, mengatasnamakan perwakilan. Saya enggak tahu itu benar apa enggak, karena bisa saja kan itu dipolitisir dengan mengatasnamakan pihak keluarga baik dari RL atau KD. Tapi sudah ada yang menanyakan persyaratan cerai gugat. Yang notabene atas nama public figure tersebut,” ungkap Faizal mengutip Okezone.com 

Mengetahui pemberitaan tersebut, Raul Lemos mengungkapkan kemarahannya di media sosial. Dia menyebut pemberitaan terkait rencana gugatan cerai itu adalah hoaks dan pembohongan publik. KD juga meminta media agar melakukan cek dan ricek, dan tidak sembarangan memuat berita dari satu pihak.

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Arifulhakim


Berita Terkait