Foto: Antara

Datangkan Air Bus, Batik Air Siap Serap Pasar Umrah

Ceknricek.com -- Maskapai penerbangan Batik Air mulai mengadakan layanan penerbangan untuk umrah per Desember 2019 ini. Sebagai bagian dari strategi menunjang layanan baru, anak perusahaan dari Lion Air itu akan mendatangkan satu pesawat berbadan besar jenis Airbus 330-300CEO.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait percaya, pengoperasian Airbus 330-300CEO akan memberikan nilai tambah kepada tamu antara lain penerbangan ibadah (umrah) non-stop yang direncanakan dari Medan, Jakarta, Solo, Makassar ke Madinah dan Jeddah.

“Langsung ke Jeddah nonstop dengan 392 kursi, ada in flight entertainment. Kami hadirkan Batik untuk mengantisipasi keinginan pelanggan apabila ingin ibadah umrah tidak perlu melirik maskapai lain,” tuturnya di Jakarta, Senin (28/10).

Datangkan Air Bus, Batik Air Siap Serap Pasar Umrah
Sumber: Antara

Layanan umrah Batik Air ini menjadi strategi perusahaan dalam meraup potensi penumpang untuk kegiatan keagamaan itu. Pasalnya, pasar umrah selalu bertumbuh tiap tahunnya dengan okupansi yang lebih dari 90 persen untuk armada yang disediakan.

“Kami tidak takut mendatangkan tiga pesawat karena pasar umrah dan China selalu bertumbuh. Ini momentum bagi Batik Air agar dapat mempertahankan on time performance 95 persen agar jangan sampai turun,” ucapnya.

Datangkan Air Bus, Batik Air Siap Serap Pasar Umrah
Sumber: Darusallam

Sekadar informasi menurut data dari Kementerian Agama, dalam periode 2015-2017, pertumbuhan umrah dari Indonesia mencapai 16,17 persen tiap tahunnya. Pada tahun 2017, jumlah jemaah umrah sudah mencapai angka 858.933 jiwa. Jumlahnya pada 2018 bahkan sudah menembus satu juta jiwa.

Tidak hanya untuk layanan umrah, Edward mengatakan, kedatangan Airbus 330-300CEO akan digunakan pula guna meningkatkan kapasitas dan mengembangkan rute serta jaringan internasional. Selain itu, Batik Air juga mempersiapkan ekspansi pasar wisata ke Asia, Australia dan negara lainnya.

Tujuh Airbus 

Total, Batik Air akan mendatangkan tujuh pesawat Airbus pada 2020 untuk mendukung ekspansi penerbangan internasional. Tujuh pesawat itu, di antaranya tiga unit Airbus 330-300CEO, dua unit Airbus 321 Neo dan tiga unit Airbus 320.

Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie mengatakan satu unit Airbus 330-300 CEO akan diterbangkan pada Desember ini untuk penerbangan umrah, dan dua lainnya akan didatangkan pada Januari dan Februari.

“Dua umrah, satu China dan Australia. Kita sudah ajukan untuk rute ke Australia, yaitu Sydney, Melbourne, Brisbane. Dan China tanggal 6 Desember kita bukan ke Beijing pakai Narrow Body,” katanya.

Datangkan Air Bus, Batik Air Siap Serap Pasar Umrah
Sumber: Antara

Baca Juga: Airbus A220 Menjalani Tur Demonstrasi Keliling Asia

Sekadar informasi, Airbus 330-300 ini mampu melayani berbagai sektor pasar, mulai dari penerbangan 60 menit hingga penerbangan yang membutuhkan waktu 15 jam, menjadikan pesawat ini sebagai pesawat jarak jauh tanpa mengesampingkan operasional. Airbus 330-300CEO memiliki tata letak kursi lorong ganda (double aisle) terdiri dari 18 kelas bisnis dan 374 kelas ekonomi.

Batik Air mengklaim telah mencatatkan rata-rata On Time Performance (OTP) 92.63 persen dengan kekuatan armada yang dioperasikan terdiri dari 44 Airbus 320-200CEO (12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi), enam Boeing 737-900ER (12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi) serta delapan Boeing 737-800NG (12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi).

Hingga kini Batik Air melayani lebih dari 45 destinasi domestik dan internasional, mempunyai frekuensi penerbangan mencapai lebih dari 350 per hari.

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait