Sumber: Istimewa

Gara-gara Virus Korona, 93 WNI Tertahan di Wuhan, China

Ceknricek.com -- Sebanyak 93 warga negara Indonesia tertahan di Wuhan, China, setelah semua pintu keluar masuk Ibu kota Provinsi Hubei itu ditutup Kamis (23/1), pukul 10.00 waktu setempat. Langkah itu ditempuh untuk mencegah penyebaran virus Korona jenis baru.

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) Cabang Wuhan Nur Musyafak dalam keterangan tertulisnya kepada Antara, Jumat (24/1) menyatakan, sejauh ini tidak ada laporan WNI di Kota Wuhan yang terjangkit virus Korona.

"Semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus," kata Nur.

Menurut dia, hampir seluruh pihak kampus di Wuhan melakukan berbagai upaya pencegahan dengan membagikan masker, sabun cair dan termometer gratis kepada setiap mahasiswa.

PPIT Wuhan selalu berkoordinasi dengan pihak Kedutaan Besar RI di Beijing dan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI.

Sumber: Reuters

Baca Juga: Presiden Minta Menkes Perketat Pengawasan untuk Cegah Penularan Virus Korona

Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun meminta semua WNI di Wuhan agar tidak panik.

Pemerintah China memastikan kebutuhan hidup masyarakat Wuhan terpenuhi selama penutupan berlangsung.

Otoritas kesehatan di China menyebutkan, hingga Jumat (24/1), terdapat 830 orang di 29 provinsi terpapar virus baru 2019-nCoV yang menyebabkan radang paru-paru (pneumonia) berat.

Dari jumlah itu, 34 orang telah diizinkan meninggalkan rumah sakit dan 25 orang meninggal dunia. Dari 25 pasien yang tewas, sebanyak 24 berasal dari Provinsi Hubei dan satu lagi dari Provinsi Hebei.

Sebelumnya, KBRI Beijing mencatat 428 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei dan 200 di antaranya di Wuhan. Namun, sebagian besar sudah pulang ke Tanah Air untuk mengisi liburan musim dingin yang bertepatan dengan musim libur Tahun Baru Imlek dan libur.

BACA JUGA: Cek FASHION & BEAUTY,  Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait