Foto: Ashar/Ceknricek.com

Helmy Yahya: Penilaian Panasonic Gobel Award 2019 Dilakukan Secara Adil dan Akurat

Ceknricek.com -- Penghargaan untuk insan kreatif Indonesia, Panasonic Gobel Awards telah memasuki pergelaran ke-22. Panitia penyelenggara yang tergabung dalam tim juri, Helmy Yahya menyatakan, dalam penentuan kategori nominasi Panasonic Gobel Awards ke 22, proses penilaian dan pengkategorian para nominator dipastikan berjalan adil dan akurat.

"Proses penilaian dan penentuan kategori saya pastikan aktual karena melibatkan berbagai pihak untuk memberikan proses penilaian yang adil dan akurat," ujar Helmy Yahya, saat konferensi pers, di Hard Rock Cafe Jakarta, Kamis (17/10). Helmy Yahya menjelaskan, pemberian penghargaan ini berdasarkan suara terbanyak hasil dari jajak pendapat pemirsa televisi melalui kuesioner yang dikelola oleh Panasonic Gobel Awards.

"Proses jajak pendapat dilakukan melalui website, sms, dan surat. Selain dari itu, hasil pengisian formulir jajak pendapat yang telah didistribusikan secara langsung dalam berbagai kesempatan. Untuk menghindari duplikasi pada proses pemberian suara, PT Panasonic Gobel Indonesia (PGI) menunjuk tabulator independen untuk melakukan validasi hasil jajak pendapat. Tabulator independen yang pernah terlibat antara lain Ernst & Young," kata Helmy Yahya.

Baca Juga: Tahun Ke-22, Panasonic Gobel Award (PGA) Hadir dengan Tema "Creatorland"

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama TVRI itu melanjutkan, Panasonic Gobel Awards menunjuk Kantor Akuntan Publik (KAP) setiap tahunnya untuk menjamin akuntabilitas kegiatan. Jajak pendapat tahun ini juga akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena sudah bisa dilakukan secara online melalui website, e-commerce, dan sms.

"Untuk penentuan 5 nominasi pemenang dari 24 kategori penghargaan diseleksi melalui rating TV yang disurvei oleh lembaga survei terverifikasi," kata Helmy Yahya. Sistem seleksi nominasi Panasonic Gobel Awards ditentukan berdasarkan suara terbanyak hasil dari jajak pendapat pemirsa televisi melalui survei yang dikelola oleh Roy Morgan Research. Proses survei ini melibatkan 1.700 orang di 23 kota besar, 21 kota kecil di 17 provinsi Indonesia.

BACA JUGA: Cek BREAKING NEWS, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: ThomasRizal


Berita Terkait