Foto: Tribunnews

Irfan Setiaputra, Nakhoda Baru Garuda Indonesia

Ceknricek.com -- Maskapai Garuda Indonesia resmi menetapkan Direktur Utama dan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta. "Direktur Utama Garuda Indonesia yakni Irfan Setiaputra," ujar pimpinan sidang RUPSLB Sahala Lumban Gaol di Auditorium Garuda City Center, Komplek Perkantoran Soekarno-Hatta, Rabu (22/1). 

Menteri BUMN, Erick Thohir berharap, Irfan mampu menjalankan amanah secara baik dan menegakkan tata kelola korporasi secara tegas di perusahaan pelat merah itu. "Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa mengikuti prinsip good corporate governance," ujar Erick Thohir, di Jakarta, Rabu.

Selain Irfan, mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf, juga ditunjuk sebagai Komisaris Utama, bersama komisaris lainnya, Chairal Tanjung, Peter F Ghonta, Yenny Wahid, dan Elisa Lumbantoruan. 

Rekam Jejak Irfan

Irfan Setiaputra memiliki rekam jejak di sejumlah sektor bisnis, mulai dari dunia telekomunikasi hingga pertambangan. Lelaki kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 ini adalah Sarjana Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB). Mengutip laman MWA ITB, Irfan merupakan anggota Majelis Wali Amanat Wakil Alumni ITB. 

Irfan Setiaputra, Nakhoda Baru Garuda Indonesia
Sumber: Tempo

Lulus dari ITB, Irfan kemudian meniti karier di sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informatika: IBM, LinkNet, hingga Cisco.  

Pada tahun 2000, ia meraih penghargaan IBM STAR of the STARS Award, IBM Professional Achievement Award, dan Best CEO versi majalah SWA.  

Di Cisco, Irfan menjabat sebagai Managing Director. Saat itu, ia berhasil meningkatkan bisnis Cisco Indonesia dari US$25 juta menjadi US$125. Ia memegang jabatan tersebut hingga 7 tahun lamanya.  

Baca Juga: Irfan Setiaputra dan Triawan Munaf Resmi Jabat Dirut dan Komut Garuda

Tidak hanya di perusahaan swasta, Irfan juga pernah berkarir di BUMN

sebagai Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) (2009-2012) oleh Menteri BUMN Sofyan Djalil.

Belakangan Irfan memutuskan mundur karena menilai gajinya terlalu kecil dibandingkan jabatan sebelumnya. Lepas dari PT INTI, Irfan pindah haluan ke perusahaan tambang, PT Titan Mining Indonesia.

Irfan Setiaputra, Nakhoda Baru Garuda Indonesia
Sumber: Tribunnews

Di perusahaan ini Irfan menjadi CEO dari Agustus 2012 hingga Juni 2014. Ia kemudian menjadi CEO PT Cipta Kridatama (Juli 2014 hingga Mei 2017), yang masih bergerak di sektor tambang, terutama batubara.

Irfan juga tercatat menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO) ABM Investama Tbk PT (ABMM) (2015 - 2016), dan CEO PT Reswara Minergi Hartama. Dalam tahun terakhir, ia menjabat sebagai CEO Sigfox Indonesia, sebuah perusahaan Internet of Things (IoT). 

Meski Irfan memiliki seabrek pengalaman, kini tugas berat telah menantinya. Sebagai pimpinan baru Garuda Indonesia, ia memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang tidak sedikit.

Diketahui sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat lima direksi Garuda Indonesia setelah mereka diketahui melakukan sejumlah penyelundupan lewat maskapai pelat merah itu.

Kini Irfan tidak hanya harus mengembalikan citra Maskapai Garuda yang sempat tercoreng. Namun juga harus melakukan pengelolaan perusahaan tersebut agar terbang semakin tinggi.

BACA JUGA: Cek Berita AKTIVITAS PRESIDEN, Informasi Terkini Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini. 


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait