Jasa Tukar Uang di Kota Tua Keluhkan Sepinya Penukaran | Cek&Ricek
Foto: Ashar/Ceknricek.com

Jasa Tukar Uang di Kota Tua Keluhkan Sepinya Penukaran

Ceknricek.com -- Jasa penukaran uang musiman yang memadati kawasan Kota Tua, Jakarta mengeluhkan sepinya penukaran uang oleh masyarakat akibat pandemi virus korona atau covid-19, Kamis (21/5).

Abram (50) salah satu orang yang menggeluti jasa penukaran uang musiman mengaku tiga hari jelang lebaran omsetnya turun drastis dibandingkan tahun lalu sebelum adanya wabah korona.

“Untuk tahun ini turun drastis. Mungkin akibat adanya dampak pandemi  korona ini masyarakat malas keluar rumah. Pemerintah juga melarang keluar bila tidak terlalu penting,” tukas Abram saat ditemui di kawasan Kota Tua Kamis (21/5).

Jasa Tukar Uang di Kota Tua Keluhkan Sepinya Penukaran
Foto: Ashar/Ceknricek.com

Tahun lalu Abram mengaku bisa meraup keuntungan 10 % dari penukaran jumlah total uang yang dia bawa, yakni sekitar 20-30 juta rupiah, namun di masa pandemi ini dia mengeluhkan sepinya penukaran uang dari masyarakat.

Baca juga: Virus Korona, Pedagang Bedug di Tanah Abang Sepi Pembeli

Abram biasanya berangkat ke kawasan kota tua mulai pkl 07.00 pagi sampi pkl.18.00 malam hari. Dari pagi dia sudah menawarkan uang pecahan baru bagi masyarakat yang lewat kawasan kota tua untuk ditukarkannya untuk dibagi-bagikan pada kerabat.

Untuk nominal penukaran uang yang laku dikalangan masyarakat Abram menyebut pecahan nominal Rp. 5.000 hingga Rp 20.000 menjadi yang sering ditukar oleh masyarakat.

“Biasanya nominal kecil yang ditukar, biar banyak,” ucapnya sambil tertawa.

Abram pun berharap kedepannya semoga korona ini cepat berlalu dan ekonomi kembali stabil normal seperti biasanya.

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait