Jokowi: Penegak Hukum yang Suka Memeras Masyarakat Adalah Musuh Bersama | Cek&Ricek
Foto: Setkab

Jokowi: Penegak Hukum yang Suka Memeras Masyarakat Adalah Musuh Bersama

Ceknricek.com -- Presiden Joko Widodo meminta aparat penegak hukum untuk tidak bermain-main dalam situasi hukum yang masih tumpang tindih.

Jokowi mengingatkan agar tidak menyalahgunakan regulasi  dengan menakut-nakuti pengusaga, pejabat, hingga masyarakat. Menurut Jokowi tindakan tersebut sudah mengarah pada pemerasan dan bisa membahayakan agenda national.

"Saya peringatkan aparat penegak hukum dan pengawas yang melakukan pemerasan seperti itu adalah musuh kita semua, musuh negara, saya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan pelanggaran ini," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi (ANPK) yang diselenggarakan KPK secara daring  di Istana Bogor, Rabu (26/8/20).

Jokowi menegaskan penyalahgunaan regulasi oleh penegak hukum dapat membuat Indonesia bergerak menjadi lamban dan ketakukan. Ia memenyatakan penegak hukum yang melakukan aksi pemerasan merupakan musuh bangsa dan negara serta haus ditindak tengan tegas.

Baca juga: Jokowi Minta Pernyatan Menteri Terkait Covid-19 Dikoordinasikan

“Saya sudah sampaikan berkali-kali, jangan pernah memanfaatkan hukum yang tidak sinkron ini, yang belum sinkron ini untuk menakut-nakuti (pihak) eksekutif, untuk menakut-nakuti pengusaha dan masyarakat,"  jelas Jokowi.

Dalam arahannya Jokowi juga menyampaikan tiga agenda besar pemerintah untuk mengendalikan korupsi. Pertama, pembenahan regulasi nasional seperti regulasi tumpang tindih, regulasi yang tidak memberikan kepastian hukum, regulasi yang memberikan prosedur berbelit, hingga regulasi yang membuat pejabat dan birokrasi tidak berani melakukan eksekusi dan inovasi.

Kedua, melakukan reformasi birokrasi dan penyederhanaan birokrasi. Dan, ketiga, menggalakkan budaya antikorupsi di masyarakat. "

“Pelaksanaan tiga agenda besar yang saya sampaikan marilah bersama-sama kita laksanakan, samakan visi dan selaraskan langkah untuk membangun pemerintahan yang efektif, efisien dan inovatif sekaligus bebas dari korupsi," tandas Jokowi.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Prasetyo Agung G


Berita Terkait