Kasus COVID-19 di India Tembus 9 Juta, Negara-Negara Asia Pasifik Siaga | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Kasus COVID-19 di India Tembus 9 Juta, Negara-Negara Asia Pasifik Siaga

Ceknricek.com -- India menjadi negara pertama di Asia yang kasus COVID-19 menembus angka 9 juta. Berdasarkan keterangan yang disampaikan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India hingga Jumat, (20/11/20) dalam sehari, angka pasien positif COVID-19 mencapai 45.882.

Seperti dilaporkan Xinhua yang dipantau di Jakarta, Sabtu, (21/11/20) dengan penambahan 45.882 maka total kasus COVID-19 di India berjumlah 9 juta.

Selain itu, pada total kematian sebanyak 132.162 jiwa setelah ditambah 584 pasien yang meninggal pada Jumat kemarin.

Sampai sekarang terdapat 443.794 kasus aktif di negara tersebut. Sedangkan 8.428.409 pasien dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang.Mengekor India, pertambahan kasus positif dalam jumlah besar juga terjadi di Indonesia. Dalam 24 jam terakhir pasien positif COVID-19 bertambah 4.792 kasus sehingga total 488.310 dan kematian 78 kasus menjadi 15.678 jiwa.  Pasien sembuh di Indonesia bertambah 3.940 sehingga total pasien sembuh menjadi 410.552 orang.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI RANO KARNO

Untuk negara Asia lainnya, yang kasus positif cukup tinggi yakni Filipina. Dari data Departemen Kesehatan Filipina terdapat 1.639 terkonfirmasi kasus baru sehingga menambah jumlah total kasus COVID-19 di negara tersebut mencapai 415.067. Sementara pasien sembuh 305, dengan demikian total pasien sembuh berjumlah 375.237 orang. Pasien meninggal bertambah 27 jiwa menjadi 8.025 orang.

Nasib baik dialami Malaysia yang melaporkan 958 kasus penularan baru menambah total kasus di negara tersebut menjadi 52.638. Tiga kasus kematian baru membuat jumlah pasien meninggal di negeri jiran ini sebanyak 329 jiwa. Sedangkan Korea Selatan melaporkan 363 kasus baru, sehingga total kasus penularan di negara itu naik menjadi 30.017.

Dari seluruh kasus baru itu, 127 diantaranya merupakan penduduk Seoul dan 62 orang berasal dari Provinsi Gyeonggi. Sebanyak 43 pasien merupakan kasus impor sehingga menambah jumlah total kasus menjadi 4.355.

Tambahan tiga kematian juga dikonfirmasi, sehingga total pasien meninggal bertambah menjadi 501. Tingkat kematian secara keseluruhan masih tercatat di angka 1,67 persen. 

Baca juga: Sistem Pembelajaran Tatap Muka Bergantung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Daerah

Baca juga: Epidemiolog Ungkap Alasan Kasus COVID-19 di Indonesia Lebih Sedikit


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait