Kasus Covid-19 meningkat, Defisit APBN per Agustus Tembus Rp 500,5 Triliun | Cek&Ricek
Foto: Ashar/Ceknricek.com

Kasus Covid-19 meningkat, Defisit APBN per Agustus Tembus Rp 500,5 Triliun

Ceknricek.com -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Agustus 2020 mencetak defisit Rp 500,5 triliun. Angka tersebut setara 3,05 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pendapatan negara mencapai Rp 1.034,1 triliun atau turun 13,1 persen dibandingkan periode sama 2019. Sementara belanja negara tercatat lebih besar, yakni mencapai Rp 1.534,7 triliun.

“Agustus 2020 defisit sudah Rp 500,5 triliun atau 3,05 persen,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (22/9).

Baca juga: Menkeu Revisi Asumsi Makro RAPBN 2021

Pada periode sama, realisasi penerimaan perpajakan sebesar Rp 798,1 triliun atau mencapai 56 persen dari target. Angka tersebut terkontraksi sebesar 13,4 persen dibandingkan periode tahun lalu.

Sementara itu, realisasi belanja negara melonjak 10,6 persen dibanding periode sama 2019, seiring dengan akselerasi penanganan Covid-19. Belanja pemerintah pusat saja melonjak 14 persen mencapai Rp 977,3 triliun.

“Berbagai tindakan untuk lakukan akselerasi belanja dampak Covid-19 mulai terlihat pada Agustus 2020 dan akan terus berlangsung,” imbuhnya.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait