Kesadaran Efek Body Shaming di Indonesia Masih Kurang | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Kesadaran Efek Body Shaming di Indonesia Masih Kurang

Ceknricek.com -- Kasus perundungan atau bullying seperti bodhy shaming masih kerap terjadi di Indonesia. Hal ini pun mengundang perhatian penulis sekaligus influencer, Ririe Bogar.

Penulis buku 'Cantik Itu Ejaannya Bukan K.U.R.U.S' itu mengaku tidak akan pernah diam jika melihat ada orang yang seenaknya melakukan bullying dan body shaming kepada sesama.

"Hanya di Indonesia nih agak sulit ya...!Kalau ada korban body shaming speak up malah dibilang  baper. Undang-undang sudah ada tapi orang kayak gak takut sama hukum yang ada. Karena itu  saya gak akan bosan ngajak orang untuk lebih respect ke sesama manusia dan kasih info tentang parahnya efek body shaming, " Ujar Ririe saat ditemui pewarta, Senin, (3/8/20).

Ririe juga mengatakan orang yang terkena bullying, psikologi dan jiwanya bisa terganggu, bahkan menurutnya bisa dengan berujung bunuh diri oleh korban.

"Kebanyakan yang kena body shaming orang-orang bertubuh besar, dikaitkan dengan kesehatan," tambah Ririe.

Karena banyaknya  kejadian orang jadi korban bullying, Ririe pun  tergerak hatinya untuk selalu menyemangati orang-orang yang menjadi korban bullying dan body shaming agar tetap semangat serta percaya diri dalam hidupnya.

"Intinya gini, kalau mau mengingatkan orang tentang kesehatan jangan body shaming lah.. Dan yang sudah merasa badannya tidak enak dan pengen berubah, berubahlah dengan baik," tandasnya.

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait