Manfaat Kartu Prakerja Ditengah Pandemi | Cek&Ricek wardah-colorink-your-day
Foto: Istimewa

Manfaat Kartu Prakerja Ditengah Pandemi

Ceknricek.com--Kartu prakerja memiliki manfaat untuk meningkatkan skill pekerja. Selain itu sebagai bansos bagi pekerja yang terkena PHK di tengah pandemic. Dilansir dari akun Instagram @prakerja.go.id, pemerintah mengumumkan hasil survei lembaga CSIS Indonesia pada Juli-Agustus 2021 sebanyak 31,1% penerima Kartu Prakerja mengatakan program ini membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka. Khususnya melalui dana insentif pasca pelatihan.

Berikut 7 manfaat dari mengikuti pelatihan Kartu Prakerja;

1.Mendapat Insentif bulan

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Purbasari, mengatakan setiap peserta nantinya akan mendapatkan uang insentif sebesar Rp 3.550.000 yang dikirimkan bertahap selama empat bulan.

Dari total dana tersebut, sebesar Rp1 Juta tidak dapat diuangkan. Karena digunakan untuk membeli kelas pelatihan dari lembaga-lembaga pelatihan yang menjadi mitra Kartu Prakerja.

Sedangkan, sisanya sebesar Rp2.400.000 bisa diuangkan dan akan dikirimkan sebesar Rp600.000 setiap bulannya selama 4 bulan. Dan jika mengisi survei sebanyak 3 kali, akan mendapatkan tambahan insentif sebesar Rp150.000. Insentif ini akan dikirimkan ketika sudah selesai mengikuti pelatihan.

Jika tidak mengikuti pelatihan, maka tanda kepesertaan akan hangus dan dana tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

Insentif dan uang saku yang diberikan pemerintah ini tentunya akan sangat bermanfaat. Dengan uang ini bisa mendapatkan program pelatihan untuk meningkatkan soft skill dan hard skill sebagai persiapan mendapatkan pekerjaan ataupun berwirausaha.

Selain itu, uang saku yang tidak digunakan untuk membayar kelas pelatihan bisa kamu manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sebagai modal bisnis, mengingat sulitnya mendapatkan pekerjaan di masa pandemi ini.

Insentif akan disalurkan melalui rekening e-wallet atau rekening bank peserta yang telah didaftarkan di akun Prakerja.

Insentif tersebut diharapkan dapat membantu para pencari kerja, guru honorer, buruh, maupun karyawan yang terdampak ekonomi Covid-19.

2.Efektivitas Kerja

Karyawan yang terlatih dinilai lebih mampu menggunakan bahan dan peralatan kerja dengan lebih baik dan ekonomis. Selain itu, risiko kecelakaan dan kerusakan peralatan menjadi lebih minimal bila ditangani oleh karyawan yang telah terlatih.

Sehingga dapat mengurangi biaya produksi per unit dan mempekerjakan karyawan bersertifikasi menjadi keuntungan sendiri bagi industri maupun perusahaan.

3.Bantu Lebih Produktif

Karyawan yang terlatih umumnya lebih mampu menunjukkan produktivitas yang lebih besar dan kualitas hasil kerja yang lebih tinggi daripada karyawan yang tidak terlatih.

Pelatihan akan meningkatkan keterampilan karyawan dalam melakukan pekerjaan tertentu. Sekaligus ikut mempengaruhi kuantitas dan kualitas output perusahaan.

Sementara buat pelaku bisnis juga bisa belajar strategi bisnis baru melalui program pelatihan ini. Karena, Kartu Prakerja bekerja sama dengan 165 lembaga pelatihan yang di dalamnya terdapat 1700 program pelatihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau keinginan.

Ada kelas bisnis, keuangan, bahasa asing, penjualan dan pemasaran, teknologi, manajemen, makanan dan minuman, dan kelas lainnya.

Semua program pelatihan dilakukan secara online. Jadi bisa belajar di mana saja, kapan saja selama ada koneksi internet.

4.Standarisasi Prosedur Kerja

Standarisasi yang telah dilakukan banyak perusahaan kerap membuat tuntutan kinerja lebih tinggi.

Dengan begitu, perusahaan umumnya membutuhkan karyawan yang telah terampil atau memiliki pengalaman pelatihan untuk bisa mencapai target.

5.Tidak Butuh Pengawasan Ketat

Dari pendidikan formal, biasanya sudah pasti belajar banyak hal. Meski demikian, tetap saja ada beberapa hal yang ternyata diperlukan untuk masa depan tapi tidak didapatkan di sekolah.

Ini membuat karyawan yang mengikuti pelatihan yang tepat, tanggung jawab pengawasan akan berkurang, sehingga perusahaan dapat menghemat SDM dan menyalurkannya pada kebutuhan yang lebih mendesak.

Namun, bukan berarti menghilangkan sepenuhnya kebutuhan akan pengawasan, melainkan lebih pada mengurangi kebutuhan pengawasan yang terperinci dan intensif. Sehingga karyawan bersertifikat pelatihan umumnya dianggap lebih menguntungkan.

6.ikin Lebih Terampil

Ketika sebuah keterampilan baru dibutuhkan, perusahaan sering kali menghadapi kesulitan besar dalam mencari karyawan.

Sehingga sertifikasi pelatihan dapat menjadi pertimbangan untuk menemukan karyawan yang diharapkan mampu mempersingkat proses seleksi.

Lewat program pelatihan ini, kamu akan menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya.

Selain itu, setelah menyelesaikan pelatihan, kamu akan mendapatkan sertifikat yang bisa jadi bukti kalau kamu punya keterampilan tertentu. Bisa dicantumkan di LinkedIn atau di CV. Pasti akan menambah nilai kamu di mata perekrut.

Tapi perlu diingat, tujuan utamanya adalah belajar dan mendapat skill baru, ya. Sertifikat itu bonus.

7.Pembentukan Karakter dan Moral 

Pembentukan Karakter dan moral karyawan dianggap lebih baik ketika telah mengikuti pelatihan yang tepat. Program pelatihan yang baik akan membentuk sikap karyawan yang memiliki kerja sama dan loyalitas yang lebih besar.

Sehingga dengan pelatihan, diharapkan kendala ketidakpuasan, keluhan, ketidakhadiran, dan rotasi dapat dikurangi di antara karyawan.


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait