Foto: Istimewa

Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Korona di BRI 2 Jakarta

Ceknricek.com -- Menteri Kesehatan (Menkes) Dr. Terawan Agus Putranto memastikan bahwa pasien yang diduga terjangkit virus Korona atau novel coronavirus (nCov) di Gedung BRI 2 hanya menderita sakit tenggorokan biasa.

Penjelasan itu disampaikan Menkes di depan Gedung BRI II Sudirman, Jakarta, Kamis (23/1) sore. "Saya sengaja ke sini mengecek di lapangan apa yang terjadi. Ternyata tidak terjadi apa-apa, dan dipastikan dia hanya sakit radang tenggorokan biasa," katanya.

Menkes menambahkan pasien sudah diperiksa dan telah dipastikan oleh Dinas Kesehatan DKI bahwa yang bersangkutan hanya menderita sakit radang tenggorokan. Ia menambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus melakukan upaya antisipasi di pintu bandara dan 135 pintu masuk lainnya menuju Indonesia, baik darat, laut dan udara.

Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Korona di BRI 2 Jakarta
Sumber: Kumparan

Menurut Terawan, Kemenkes juga melakukan edukasi kepada masyarakat tentang perlunya hidup sehat. "Jelas antisipasi kita lakukan terus menerus mulai dari pintu bandara, mulai edukasi ke masyarakat. Saya juga sudah utarakan ke media berlakulah hidup sehat. Nek batuk ditutup, ojo dibagi-bagi. Kalau kita sedang flu ya tahu diri, pakai masker. Jangan sampai nulari temennya (jangan sampai menularkan ke teman)," katanya. 

Diisolasi

Sebelumnya, Gedung BRI II Sudirman sempat diisolasi karena seorang pegawai Huawei Tech Investment yang berkantor di sana diduga terjangkit virus tersebut.

Sekretaris perusahaan BRI, Hari Purnomo menyampaikan karyawan Huawei yang bersangkutan telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis serta diagnosa kebenaran terkena virus Korona.

Hari menambahkan, Bank BRI senantiasa mengedepankan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Perkantoran bagi para pekerja BRI sebagaimana yang tercantum pada peraturan Menteri Kesehatan RI No. 48 Tahun 2016. 

Menkes Terawan Pastikan Tidak Ada Virus Korona di BRI 2 Jakarta
Sumber: Tempo

Baca Juga: Huawei Indonesia Angkat Bicara Soal Virus Korona Karyawannya

"Saat ini BRI telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi para pekerja BRI dengan memberikan masker bagi seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI," katanya. 

Informasi yang sama disampaikan PT Huawei Tech Investment Indonesia. "Seorang karyawan dari China yang mengunjungi kantor kami di Jakarta mengalami demam. Kami dengan tanggap telah mengantarkan karyawan tersebut segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit," ujar Managemen Huawei Indonesia dalam keterangan tertulisnya. 

Huawei Indonesia saat itu belum bisa memastikan apakah karyawan tersebut terjangkit virus Korona atau tidak, hingga nanti mendapat konfirmasi dari pihak rumah sakit selaku otoritas dalam bidang kesehatan.

Virus Korona mulanya berjangkit di Wuhan, China. Virus ini diyakini bersumber dari satwa liar yang diperdagangkan secara ilegal di sebuah pasar hewan di pusat kota Wuhan. Virus ini disebut menyerang sistem pernapasan manusia dan bisa mengakibatkan kematian.

Pendeteksian

Menkes Terawan mengatakan, ia tidak khawatir terhadap karyawan-karyawan yang memiliki tamu yang datang dari Tiongkok. "Lah, kan sudah saya cegat di bandara. Itu concern saya yang di luar, terutama Tiongkok maupun daerah yang sekarang sedang wabah," katanya.

Kemenkes juga telah melakukan pendeteksian terhadap orang-orang yang masuk ke Indonesia melalui bandara dengan menggunakan thermal scanner di pintu masuk bandara, selain juga melakukan pengamatan gejala. "Langsung kita waspadai," katanya. 

Menkes Terawan bahkan menyatakan, karyawan Huawei di Gedung BRI 2 yang diduga terjangkit virus Korona sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan DKI, dan dipastikan yang bersangkutan hanya menderita sakit radang tenggorokan.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait