Foto: SMF Indonesia

Obligasi Rp9 Triliun Topang Pembiayaan Rumah SMF Tahun Depan

Ceknricek.com -- Perumahan atau papan merupakan salah satu kebutuhan primer yang sejatinya dipenuhi masyarakat. Guna menopang pemenuhan biaya untuk fasilitas pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2020, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) menerbitkan obligasi atau surat utang senilai Rp9 triliun.

Nilai ini tidak jauh berbeda dengan besarnya obligasi yang diterbitkan SMF tahun ini. BUMN yang bergerak dalam pembiayaan rumah ini sepanjang 2019 telah menerbitkan empat kali obligasi dengan total Rp9 triliun.

"Kurang lebih sama dengan tahun ini, kita akan terbitkan sekitar Rp9 triliun tahun depan," ujar Direktur Utama SMF, Ananta Wiyogo, di Jakarta seperti dilansir Antara, Kamis (17/10).

Obligasi Rp9 Triliun Topang Pembiayaan Rumah SMF Tahun Depan
Sumber: SMF Indonesia

Obligasi sudah diterbitkan SMF tahun 2015. Total ada 14 kali penerbitan instrumen utang terkait dari tahun 2015 sampai 2019. Total nilai penerbitannya mencapai kisaran Rp31,47 triliun. Hanya saja, pihaknya belum menentukan tahapan waktu penerbitan instrumen utang tersebut pada 2020.

Perusahaan ini masih mengalkulasi kondisi pasar keuangan domestik dan global pada tahun depan untuk masuk mencari pendanaan ke pasar keuangan. SMF juga masih belum mengalkulasi target penyaluran pembiayaan pada 2020. Hanya saja untuk FLPP, SMF membidik penyaluran pembiayaan hingga 102.500 rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Jumlah ini meningkat menjadi 25 persen dari total kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada tahun depan. Tahun ini, pembiayaan dari SMF untuk FLPP baru sebesar 10 persen dari total kuota FLPP.

Meningkatnya target pembiayaan untuk FLPP oleh SMF tak lepas dari diperolehnya Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2,5 triliun. Dari jumlah PMN tersebut, 70 persennya akan digunakan untuk pembiayaan rumah FLPP.

Obligasi Rp9 Triliun Topang Pembiayaan Rumah SMF Tahun Depan
Sumber: SMF Indonesia

Baca Juga: Terbitkan Obligasi, SMF Ingin Dukung Program Satu Juta Rumah

SMF sendiri sudah menyalurkan pembiayaan untuk rumah MBR senilai Rp55 triliun semenjak berdiri tahun 2005. Sebanyak Rp10 triliun di antaranya melalui sekuritisasi aset. Sisanya melalui penyaluran pembiayaan sekunder.

Untuk tahun ini sampai dengan semester I, SMF telah mengucurkan Rp5,33 triliun pembiayaan perumahan. Targetnya sendiri dipatok di angka Rp10 triliun untuk tahun ini. BUMN ini pun meyakini, target tersebut bisa dicapai. Mengingat pencapaian sampai tengah tahun bertumbuh 23,9 persen dibandingkan semester I-2018.

Optimisme SMF itu juga didukung total aset yang naik pada semester pertama tahun ini. Di mana total aset BUMN ini naik 25,1 persen ke angka Rp21 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba bersih pada semester I-2019 mencapai Rp241 miliar. Jumlah ini naik 9,56 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp220 miliar.

BACA JUGA: Cek JURNALISTIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait