Pasien Sembuh Bertambah Hingga Mencapai 2.770.092 Orang | Cek&Ricek astra-satu-untuk-indonesia
Foto: Ashar/Ceknricek.com

Pasien Sembuh Bertambah Hingga Mencapai 2.770.092 Orang

Ceknricek.com--Perkembangan penanganan pandemi COVID-19 per 31 Juli 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah lagi mencapai 39.372 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga melebihi angka 2,7 juta orang sembuh atau tepatnya 2.770.092 orang (81,2%). 

Pada kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 3.896 kasus dan totalnya menurun menjadi 545.447 kasus (16,0%). Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 37.284 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 3.409.658 kasus. 

Sementara, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 1.808 kasus dan kumulatifnya mencapai 94.119 kasus (2,8%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 241.765 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 278.618 kasus. 

Sejalan itu, penerima vaksin pertama terus bertambah dan hari ini sebanyak 420.521 orang dengan totalnya melebihi 47 juta orang atau 47.226.514 orang. Sedangkan yang menerima vaksinasi kedua juga meningkat melebihi 20 juta orang atau angka tepatnya 20.534.823 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 388.402 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang. 

Lebih lanjut, melihat perkembangan penanganan per provinsi, terdapat lima provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi Jawa Barat menambahkan 6.931 orang dan kumulatifnya 475.838 orang, diikuti Jawa Timur menambahkan 5.165 orang dan kumulatifnya 231.908 orang, DKI Jakarta menambahkan 4.963 orang sembuh dan kumulatifnya yang tertinggi sebanyak 784.630 orang, Jawa Tengah menambahkan 4.592 orang dan kumulatifnya 305.397 orang serta Banten menambahkan 3.985 orang dan kumulatifnya 73.425 orang.

Lalu, pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni Jawa Tengah menambahkan 4.896 kasus dan kumulatifnya 381.887 kasus, diikuti Jawa Timur menambahkan 4.697 kasus dan kumulatifnya 308.432 kasus, Jawa Barat menambahkan 4.204 kasus dan kumulatifnya 609.027 kasus, DKI Jakarta menambahkan 3.327 kasus dan kumulatifnya 814.653 kasus serta Kalimantan Timur menambahkan 1.660 kasus dan kumulatifnya 117.507 kasus. 

Selain itu, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi diantaranya di Jawa Timur menambahkan 328 kasus dan kumulatifnya 20.330 kasus, Jawa Tengah menambahkan 316 kasus dan kumulatifnya 19.343 kasus, DKI Jakarta menambahkan 251 kasus dan kumulatifnya 12.173 kasus, Jawa Barat menambahkan 179 kasus dan kumulatifnya 9.363 kasus serta DI Yogyakarta menambahkan 76 kasus dan kumulatifnya 3.401 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 26.280.199 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 6.461.228 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 18.131.111 spesimen. Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 29,45% dan positivity rate spesimen mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 30,75%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 462 spesimen. 

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 150.222 orang dan kumulatifnya 17.862.867 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 14.453.209 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 112.938 orang. Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 24,82% dan positivity rate orang mingguan (25 - 31 Juli 2021) di angka 25,63%. Secara sebaran wilayah masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait