Polisi Selidiki Program Produce X101 Dalam Kasus Dugaan Manipulasi Voting | Cek&Ricek
Foto: Soompi

Polisi Selidiki Program Produce X101 Dalam Kasus Dugaan Manipulasi Voting

Ceknricek.com -- Badan Kepolisian Metropolitan Seoul saat ini tengah dalam proses investigasi terkait dugaan manipulasivoting pada program Mnet Produce X10. Pihak kepolisian menyebut, dugaan ini akan diselidiki dari mulai program-program sebelumnya, apakah terdapat indikasi yang sama.

Dalam konferensi pers, Senin (2/9), kepolisian menyatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki untuk membuktikan pelanggaran hukum yang terjadi.

“Kami sedang menyelidiki musim keempat (Produce X 101) dari seri Produce 101. Kami juga melihat apakah ada praktik-praktik yang melanggar hukum dalam tiga musim sebelumnya juga," ungkap pihak kepolisian.

Mereka menyebutkan, pihaknya tidak akan memeriksa program acara pencarian bakat Idol School yang juga ditayangkan di Mnet pada 2017. “Kami tidak memiliki rencana yang dijadwalkan untuk menyelidiki program itu (Idol School),” ungkapnya.

Polisi Selidiki Program Produce X101 Dalam Kasus Dugaan Manipulasi Voting
Sumber: Soompi

Baca Juga: Pakai Teknik Lip-Sync, Penampilan Debut X1 Tuai Protes

Polisi saat ini melakukan pencarian dan penyitaan kantor CJ ENM dan perusahaan yang mengelola data pemungutan suara pesan teks Produce X 101. Kepolisian juga mengintrogasi anggota staf yang terlibat dalam Produce X 101.

"Kami telah melakukan pencarian dan penyitaan informasi terkait dengan Produce X 101, dan karena ada beberapa tuduhan, kami sedang mencari dokumen tambahan. Beberapa bahan yang kami butuhkan adalah dokumen terkait dengan program tiga musim sebelumnya dan kami sedang melihatnya," jelas pihak kepolisian.

Kepolisian menegaskan, investigasi yang tengah berlangsung ini tidak akan membocorkan informasi apa pun tentang data pemilihan mentah atau peringkat akhir (untuk peserta pelatihan) dan tidak dapat diungkapkan pada saat ini.

BACA JUGA: Cek Berita KOMUNITAS, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait