Presiden: Kapolri Menyebut Ada Temuan Baru Dalam Kasus Novel Baswedan | Cek&Ricek
Sumber: SindoNews

Presiden: Kapolri Menyebut Ada Temuan Baru Dalam Kasus Novel Baswedan

Ceknricek.com -- Presiden Joko Widodo mengatakan ada temuan baru yang signifikan disampaikan Kapolri Jenderal Idham Azis, dalam kasus penyerangan air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Informasi itu disampaikan Presiden Jokowi usai acara Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Selasa (10/12).

"Sore kemarin Kapolri sudah saya undang, saya tanyakan langsung ke Kapolri, saya juga ingin mendapatkan sebuah ketegasan, ada progres atau ndak. Hasilnya? Dijawab, ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan," kata Presiden Jokowi.

Untuk itu, Kepala Negara menegaskan tidak memberikan waktu lagi kepada pihak Polri untuk segera menyelesaikan kasus Novel Baswedan tersebut dalam hitungan hari.

Baca Juga: Masuk Hari ke-970, Koalisi Minta Presiden Sampaikan Hasil Perkembangan Kasus Novel Baswedan

Sebelumnya, Senin (9/12) sore, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Muhammad Iqbal di halaman Istana Negara, Jakarta menjelaskan, perintah Presiden kepada Kapolri Jenderal Idham Azis untuk segera mengungkap kasus penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Menurut Iqbal, pihaknya telah menemukan alat bukti dan petunjuk yang signifikan dalam mengungkap kasus tersebut. Namun saat ini Polri belum dapat mengungkapkannya kepada publik.

Sumber: Detik

Iqbal berharap tim teknis Polri segera merampungkan kasus tersebut. "Tidak akan berapa lama lagi, Insya Allah tidak akan sampai berbulan-bulan," kata Iqbal. Ia menambahkan polisi telah memeriksa 73 saksi, 114 toko kimia, hingga 28 CCTV yang diperiksa melalui laboratorium forensik.

BACA JUGA: Cek Berita SELEBRITI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait