Update Korona 20 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 12.568 Kasus | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 20 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 12.568 Kasus

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Rabu, (20/1/21) bertambah 12.568 kasus. Jumlah kasus positif bertambah bila dibandingkan hari sebelumnya, Selasa, (19/1/21) yang mencapai 10.365 kasus. Total jumlah kasus positif per hari ini menjadi 939.948 kasus.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 58.805 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 15,9 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 79.418 suspek.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI VINA PANDUWINATA

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 9.755 orang. Total pasien sembuh 763.703 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 267 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 26.857 kasus.

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut provinsi dengan penambahan kasus baru lebih dari 250 per hari ini Rabu, (20/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 3.876, sembuh 3.885, meninggal 33.

2. Jawa Barat: kasus tambahan 1.814, sembuh 1.484, meninggal 13.

3. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.775, sembuh 528, meninggal 70.

4. Jawa Timur: kasus tambahan 955, sembuh 830, meninggal 78.

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 661, sembuh 627, meninggal 4.

6. Kalimantan Timur: kasus tambahan 543, sembuh 327, meninggal 11.

7. Bali: kasus tambahan 494, sembuh 246, meninggal 6.

8. Yogyakarta: kasus tambahan 287, sembuh 188, meninggal 13.

9. Banten: kasus tambahan 286, sembuh 88, meninggal 0.

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 19 Januari 2021, Kasus Positif Tembus 10.365 kasus

Baca juga: Update Korona 19 Januari 2021, Daftar 5 Provinsi Tambahan Kasus Terendah



Berita Terkait