Update Korona 19 Januari 2021, Kasus Positif Tembus 10.365 kasus | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 19 Januari 2021, Kasus Positif Tembus 10.365 kasus

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Selasa,(19/1/21) bertambah 10.365 kasus. Jumah kasus positif bertambah bila dibandingkan hari sebelumnya, Senin, (18/1/21) yang mencapai 9.086 kasus. Total jumlah kasus positif per hari ini  menjadi 927.380 kasus.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 70.634 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 13,1 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 76.971 suspek.

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 8.013 orang. Total pasien sembuh 753.948 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 308  orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 26.590 kasus.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI CAMELIA MALIK

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut provinsi dengan penambahan kasus baru lebih dari 250 per hari ini Selasa, (19/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 2.563, sembuh 2.385, meninggal 40.

2. Jawa Barat: kasus tambahan 1.684, sembuh 1.362, meninggal 24.

3. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.613, sembuh 715, meninggal 104.

4. Jawa Timur: kasus tambahan 972, sembuh 814, meninggal 89.

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 658, sembuh 510, meninggal 1.

6. Kalimantan Timur: kasus tambahan 463, sembuh 389, meninggal 9.

7. Yogyakarta: kasus tambahan 287, sembuh 107, meninggal 1.

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 18 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 9.086 kasus

Baca juga: Update Korona 18 Januari 2021, Daftar 5 Provinsi Tambahan Kasus Terendah



Berita Terkait