WHO Harap 500 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tersedia pada Kuartal Pertama 2021 | Cek&Ricek
Logo WHO (who.org)

WHO Harap 500 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Tersedia pada Kuartal Pertama 2021

Ceknricek.com -- Kepala Ilmuwan Badan Kesehatan Dunia WHO Soumya Swaminathan berharap setengah miliar vaksin COVID-19 dari program COVAX global bisa tersedia pada kuartal pertama 2021.

Dalam keterangan pers di Jenewa, Swiss yang dipantau di Jakarta, Sabtu, (5/12/20) Swaminathan seperti dilansir Reuters menyatakan program COVAX yang didukung oleh WHO sudah beranggotakan 189 negara.

Pihaknya berupaya untuk memastikan pemerataan distribusi vaksin COVID-19. Rencana awal COVAX yaitu memberikan vaksin kepada 20 persen penduduk yang berisiko tinggi termasuk tenaga kesehatan dan warga yang berusia 65 tahun ke atas.

“Tujuannya untuk mendapatkan sekitar 2 miliar dosis vaksin hingga akhir 2021 yang akan mencukupi vaksinasi 20 persen populasi negara-negara peserta COVAX,” ujar Swaminathan.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI SURYOPRATOMO

Menurutnya, jumlah pasokan akan cukup untuk mengakhiri fase akut pandemic dengan mengurangi kematian dan dampat terhadap sistem kesehatan.

“Harapan kami adalah pada kuartal pertama 2021 kita akan memiliki sekitar 500 juta dosis untuk dibagikan ke seluruh dunia secara merata,” imbuhnya.

Program COVAX menitikberatkan pada subsidi harga dan pemerataan jatah vaksin antara negara-negara kaya dan negara berkembang sehingga tidak terjadi ketimpangan stok vaksin COVID-19.

“Sehingga negara-negara bisa mulai berharap menjelang akhir kuartal pertama 2021. Sejumlah negara mungkin mulai lebih awal sepertinya, supaya kita dapat mengambil pengalaman dari negara-negara tersebut,” ujar Swaminathan.

Apabila program COVAX berjalan sesuai rencana, proses vaksinasi lanjutan di negara-negara anggota dapat lebih ditingkatkan lagi pada kuartal berikutnya.

“Namun kemudian mayoritas, kebanyakan tahapan mungkin akan mulai bergerak pada kuartal kedua 2021,” tambahnya.

Seperti diketahui program COVAX dipimpin secara bersama-sama oleh aliansi vaksin GAVI, WHO, dan Koalisi untuk Inovasi Persiapan Epidemi (CEPI).

Baca juga: WHO Siap Beri Daftar Penggunaan Darurat untuk Vaksin COVID-19 dari Pfizer

Baca juga: WHO Sebut Vaksin Bisa Kendalikan COVID-19 Pada Tahun 2021


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait