Foto: Shutterstock

5 Panduan Melakukan Clean Eating

Ceknricek.com -- Pernah melakukan clean eating? Jika belum, clean eating dikenal sebagai diet yang lebih merujuk pada konsumsi bahan makanan yang diolah sealami mungkin. Mereka yang menerapkan pola ini tidak diperkenankan menyantap makanan instan atau yang mengandung pengawet serta penyedap.

Selain mampu menurunkan bobot badan, clean eating juga bisa memperbaiki metabolisme tubuh, menyehatkan kulit, sampai mengurangi depresi. Jika tertarik untuk memulai pola makan clean eating, ada baiknya mengikuti 5 tips berikut ini.

Jadikan sayur dan buah sebagai pilihan utama

Sudah pasti buah dan sayur adalah makanan sehat kaya mineral, serat, dan senyawa yang mampu memperbaiki sel-sel di dalam tubuh.

Dalam clean eating, sebaiknya memilih sayuran dan buah yang bebas dari pestisida. Akan lebih baik lagi jika mengonsumsi sayuran dan buah yang baru dipetik dan dicuci, sehingga segala vitamin yang ada di dalamnya masih terjaga dengan sempurna.

Jika malas untuk mengolah sayur mayur menjadi masakan, Anda bisa menyajikannya  menjadi semangkuk salad. Sebisa mungkin campurkan setidaknya tiga macam sayuran hijau berbeda. Campur potongan sayur dengan minyak zaitun dan rempah-rempah sebagai penambah rasa.

Jauhi gula

Saat memulai clean eating, saat itu juga harus segera menjauhi konsumsi gula yang bisa ditemukan di berbagai makanan, bahkan yang tidak terasa manis seperti saus sambal. Penelitian menyatakan, kandungan gula yang berlebihan bisa menyebabkan obesitas, diabetes, perlemakan hati, sampai kanker.

Baca Juga: Daftar Menu Diet Untuk Mempercepat Turunkan Berat Badan

Sebagai substitusinya, bisa konsumsi madu dan sirup mapel. Namun ingat, dalam jumlah yang sangat sedikit. Jika memiliki riwayat penyakit diabetes, sebaiknya langsung hindari segala jenis gula, meskipun gula alami seperti madu.

Batasi makanan olahan

Makanan olahan sudah pasti bertentangan dengan segala kaidah clean eating, karena dalam proses pengolahannya akan menghilangkan segala serat dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Sebaliknya, kandungan gula dan kimia yang meningkat dalam makanan olahan.

Mulai ganti nasi dengan gandum

Nasi memang menjadi makanan pokok untuk semua orang Indonesia, namun memiliki kandungan glukosa yang sangat tinggi. Glukosa harus dihindari saat melakukan clean eating. Tapi tak perlu khawatir. Banyak makanan pengganti yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi seperti roti gandum, quinoa, atau oatmeal. Selain minim kandungan glukosa, gandum lebih kaya serat dan protein. Agar nutrisinya lebih beragam, kombinasikan gandum, quinoa, dan oatmeal dengan yoghurt, alpukat, atau buah-buahan segar.

Baca Juga: Cara Mudah Mengatur Pola Makan dan Jenis Olahraga Sesuai Gen Tubuh

Perhatikan kandungan sodium

Gula memang menjadi musuh utama saat memulai clean eating. Tak hanya itu. Sodium juga menjadi hal yang wajib diawasi. Sodium merupakan senyawa yang terkandung di dalam garam. Konsumsi sodium yang berlebihan bisa menimbulkan dampak penyakit seperti tekanan darah tinggi sampai gagal ginjal.

Di dalam sebuah masakan, garam memang memegang peranan penting sebagai bumbu penyedap makanan. Namun Anda bisa mengganti penggunaan garam yang berlebihan dengan berbagai rempah-rempah.

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait