Foto: Ashar/Ceknricek.com

Airlangga Hartanto Berpeluang Menang Aklamasi

Ceknricek.com -- Bakal calon ketua umum partai Golkar Airlangga Hartanto berpeluang menang aklamasi dalam pemilihan Ketua Umum partai Golkar periode 2019-2024. Ketua Pelaksana Munas Golkar Adies Kadir mengatakan jika musyawarah mufakat dan tidak ada calon lain yang maju berarti calon akan otomatis aklamasi.

"Kita lihat sampai saat ini calon yang sangat kuat masih Airlangga, dan lawan kuat beliau Bamsoet sudah menyatakan mundur demi kepentingan partai," kata Adies di Jakarta, Selasa (3/12).

Adies menjelaskan saat ini empat bakal calon lain dianggap tidak memenuhi persyaratan dari berbagai faktor dan bakal calon lain ditengarai juga akan mengundurkan diri mereka adalah Indra Bambang Utoyo, Ahmad Anama, Aris Mandji, dan Derek Loupatty.

Selanjutnya, untuk bakal calon lain yakni Ahmad Anama, Adies mengatakan yang bersangkutan belum tercatat sebagai pengurus DPP Golkar selama kurang lebih lima tahun.

Adapun calon lain yang memenuhi persyaratan yakni Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Ridwan Hisjam, Ali Yahya, dan Agun Gunandjar Sudarsa.

Foto: Ashar/Ceknricek.com

Namun, dari nama-nama yang memenuhi syarat itu, hingga Selasa (3/12) sore, dua orang telah menyampaikan pengunduran dirinya.

Dinamika berbeda

Adies memastikan dinamika yang terjadi di dalam internal Golkar menjelang pelaksanaan Munas berjalan dengan dinamis. "Sekarang sedang proses lobi antara timses masing-masing," kata Adies.

Meskipun demikian hingga saat ini belum dapat dipastikan hanya ada calon tunggal dalam Munas X Golkar. Adies hanya berharap pemilihan Ketua Umum dalam Munas akan berjalan baik, dan dapat mencapai musyawarah mufakat.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pastikan Tidak Ada Intervensi Istana Terkait Munas Golkar

Hal yang sama diungkapkan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. Ia mengatakan bahwa dinamika dalam Munas X Golkar menjadi berbeda setelah mundurnya Bambang Soesatyo dari bursa pencalonan ketua umum.

Foto: Ashar/Ceknricek.com

"Tentunya dengan mundurnya Pak Bamsoet ini dinamikanya menjadi berbeda karena Bamsoet juga memberikan dukungan kepada saya. Hal ini tentunya akan menjadi bahan dalam pemandangan umum dalam sidang besok," kata Airlangga.

Airlangga yang juga maju sebagai calon ketua umum petahana dalam munas mengaku ingin menunggu hingga disampaikan pandangan umum untuk mengetahui peluang terjadinya aklamasi. "Kita tunggu sampai pandangan umum besok," kata Airlangga.

Airlangga menegaskan bahwa tidak ada campur tangan Presiden Jokowi terkait pengunduran diri Bamsoet.

Mengenai masih adanya bakal calon ketua umum lain yang tetap berniat maju dalam Munas X Partai Golkar, Airlangga mengaku masih melakukan pemantauan.

"Ya, kita lihat saja besok. Pertama kan prosesnya jelas ada pencalonan, kemudian yang kedua tentunya ada persyaratannya. Nanti dilihat apakah persyaratannya telah memenuhi syarat," kata Airlangga.

Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dijadwalkan pada hari Kamis (5/12). Jika salah satu calon memperoleh dukungan lebih dari 50 persen dari pemegang hak suara, proses aklamasi akan terjadi.

BACA JUGA: Cek OLAHRAGA, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait