Bahlil Antisipasi Pengaruh Virus Korona dan Brexit Terhadap Investasi di Indonesia | Cek&Ricek
Sumber: Antara

Bahlil Antisipasi Pengaruh Virus Korona dan Brexit Terhadap Investasi di Indonesia

Ceknricek.com -- Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menilai jika wabah virus korona terus berlarut-larut maka akan menimbulkan dampak terhadap investasi di Indonesia.

"Kalau ditanya dampaknya korona terhadap investasi di Indonesia secara langsung, belum ada," kata Bahlil Lahadalia di sela-sela Seminar Nasional bertajuk "Membangun Optimisme dan Peluang di Tengah Ketidakpastian" yang digelar di Wisma Antara, Jakarta, Senin (3/2).

Baca Juga: Ketua MPR: Sosialisasikan Kemampuan Negara Tangkal Virus Corona

Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menghitung dan mengkaji seberapa besar dampak wabah virus korona terhadap investasi, mengingat virus tersebut berdampak tidak hanya terhadap Indonesia tapi juga ke seluruh negara.

"Saya juga ditanya bagaimana realisasi investasi dari China, saya katakan kalau sampai dua atau tiga pekan masih oke, namun kalau sudah di atas dua bulan ini perlu kita kaji karena pasti ada dampaknya," ucapnya.

"Kecil atau besar, saya belum bisa memutuskan seberapa besar atau kecilnya. Tapi kalau ditanya dampak, ada dampaknya," ucap Kepala BKPM tersebut.

Sumber: Reuters

Satu isu lainnya yang dianggap bisa berpengaruh terhadap perekonomian dunia termasuk Indonesia adalah keluarnya Inggris dari Blok Uni Eropa atau Brexit.

"Kita butuh kajian dan mempelajari tentang seberapa besar dampak dari keluarnya Inggris secara resmi dari Uni Eropa," ujar Bahlil Lahadalia menjelaskan.

Seperti yang diketahui, Inggris akhirnya angkat kaki dari Uni Eropa pada Jumat (31/1) setelah 47 tahun dalam kerja bersama pasca-Perang Dunia II, untuk membangun negara-negara Eropa yang hancur sehingga menjadi kekuatan global.

Sebelumnya, Duta Besar Inggris Raya untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengatakan keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dapat menciptakan peluang baru dalam kerja sama dengan Indonesia.

Baca Juga: BKPM: Sepanjang 2019, Realisasi Investasi Indonesia Capai Rp809 Triliun

Dia mengatakan Brexit akan mengantar Inggris terus memperkuat kemitraan dengan negara-negara lain dan membangun hubungan kuat dengan seluruh bagian dunia, termasuk Indonesia.

Pihaknya telah membuka kantor di luar Jakarta guna merespons kebutuhan atas Indonesia yang tak hanya berpusat di Jakarta. Masih banyak potensi di provinsi-provinsi besar lainnya yang ingin dijajaki oleh Inggris.

BACA JUGA: Cek AKTIVITAS KEPALA DAERAH, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait