Ilustrasi : Miftah/ceknricek.com

Harga Emas Berjangka Jatuh Dipicu Aksi Pedagang Ambil Untung

Ceknricek.com -- Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada perdagangan Rabu (Kamis, 20/6 pagi WIB), karena para pedagang melakukan aksi ambil untung setelah sehari sebelumnya harga emas mencapai tingkat tertinggi dalam 14 bulan.

Aksi itu terjadi menyusul kenaikan di pasar ekuitas Amerika Serikat (AS) yang didukung oleh optimisme atas pembicaraan perdagangan antara AS dan China pada akhir bulan ini di sela-sela KTT G20 di Jepang.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 1,9 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.348,8 dolar AS per gram.

Bursa saham AS berakhir lebih tinggi pada perdagangan Rabu (19/6), dengan Indeks Dow naik 0,15 persen menjadi 26.504,00, Indeks S&P 500 naik 0,30 persen menjadi 2.926,46, dan Indeks Komposit Nasdaq naik 0,42 persen menjadi 7.987,32.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan ekuitas AS. Ketika pasar saham sedang meningkat, investor dapat berhenti membeli aset-aset safe haven, seperti emas, karena mengalihkan investasinya ke saham-saham yang dinilai lebih menguntungkan.

Sehari sebelumnya pada Selasa (18/6), emas berjangka menguat menjadi ditutup pada level tertinggi dalam 14 bulan, setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengisyaratkan penurunan suku bunga. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 7,8 dolar AS atau 0,58 persen, menjadi ditutup pada 1.350,7 dolar AS per gram.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 3,5 sen atau 0,23 persen, menjadi menetap di 14,958 dolar AS per gram. Platinum untuk pengiriman Juli naik 3,8 dolar AS atau 0,47 persen, menjadi ditutup pada 805,8 dolar AS per gram.



Berita Terkait