Foto: konten.co.id

Indonesia Siapkan Tim Terbaik Melawan Chinese Taipei di Perempat Final

Ceknricek.com -- Indonesia memastikan diri melaju ke babak perempat final Sudirman Cup 2019. Indonesia lolos sebagai juara Grup 1B dengan 6 kali kemenangan dan 4 kali kekalahan. Denmark mendampingi Indonesia sebagai runner up dengan 5 kali kemenangan dan 5 kali kekalahan.

Pada babak perempat final, Indonesia akan bertemu dengan China Taipei yang berstatus sebagai runner up Grup 1C. pertandingan Indonesia melawan China Taipei akan dilangsungkan di Guanxi Sports Center Gymnasium, Nanning, China, Jumat (24/5) pukul 10.00  WIB.

Kepala Badan Pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Susi Susanti mengatakan, Indonesia akan mempersiapkan yang terbaik pada perempat final melawan China Taipei mengingat sistem pada perempat final akan berubah menjadi sistem gugur.

“Untuk babak berikutnya sudah pasti sistem gugur jadi betul-betul kita harus lebih konsentrasi, lebih fokus, dan benar-benar menyiapkan. Sudah pasti all out yang terbaik,” ujar Susi.

Sumber: Instagram @Zona.Badminton

Susi menambahkan, China Taipe merupakan lawan yang sulit dikalahkan. Taipei sedikit memiliki kesamaan dengan tim Indonesia. Susi memprediksi akan sedikit kesulitan di sektor tunggal putri. Evaluasi akan dilakukan dengan pihak pelatih untuk mempersiapkan kemungkinan terbaik menghadapi Taipei.

“Kalau tunggal putrinya masih 50-50. Akan ada evaluasi juga diskusi dengan pelatih-pelatih. Karena melawan China Taipei, mereka kan sudah kalah dari Korea, jadi ada kejutan. Pasti mereka juga akan evaluasi,” tambahnya.

Susi menjawab kemungkinan siapa yang akan diturunkan pada babak perempat final melawan Taipei. Bagi Susi, yang terpenting saat ini adalah kondisi fisik para pemain. Ketika fisik sudah siap, apa pun kondisinya para pemain akan pasti menjadi siap menghadapi siapa pun.

“Kondisi atlet yang penting sehat dulu. Semua dalam keadaan semangat, siapa pun yang diturunkan mereka siap. Jadi, nanti siapa yang terbaik rekor head to head. Itu yang terbaik untuk kita, jadi peluang kita lebih besar,” tutup Susi.



Berita Terkait