Foto: NYDAILYNEWS

John Legend dan Chrissy Teigen Balas Kicauan Donald Trump

Ceknricek.com -- Setelah cuitan Presiden AS Donald Trump yang menghina musisi John Legend dan istrinya, Chrissy Teigen, menjadi sorotan, kini saatnya Legend dan Teigen membalas ulah presiden kontroversial tersebut.

Dalam cuitannya di Twitter, Legend bahkan meminta istri Trump, Melania untuk menolongnya. Legend berasumsi bahwa ulah Trump kali ini karena kurang mendapat pujian dari orang terdekatnya.

"Bayangkan menjadi presiden seluruh negara, menghabiskan hari Minggu malam Anda menonton MSNBC dan berharap seseorang siapa saja akan memuji Anda. Melania, mohon puji pria ini. Dia membutuhkanmu," ungkap Legend, Senin (9/9).

Trump dalam kicauannya, Minggu (8/9), menyebut bahwa model Chrissy Teigen adalah seorang wanita "bermulut kotor" dan musisi John Legend "membosankan". Ini menyusul dari pujian yang dilontarkan host pada penampilan John Legend di Balai Kota Peradilan Pidana penjara Sing Sing di Ossining, NY yang diselenggarakan di NBC Nightly News, MSNBC bertema reformasi peradilan pidana.

Selama pemilihannya di tahun 2016, Trump juga memviralkan tren di Twitter, terkait, #filthymouthedwife, yang ditujukan kepada Teigen. Namun kali ini, Trump tidak mencantumkan tag kepada Teigen.

Sumber: Istimewa

Baca Juga: Trump Hina Musisi John Legend dan Istrinya Chrissy Teigen di Twitter

"Ia menandai semua orang kecuali saya. Suatu kehormatan, tuan presiden," ujar Teigen.

Trump memang dikenal sebagai presiden yang memiliki tingkat narsisitik di atas rata-rata. Ia bahkan acap kali membual tentang IQ-nya sendiri dan mempertanyakan kecerdasan orang lain. Trump juga diklaim merupakan seorang yang menganut "rasisme" dan memiliki kebiasaan memarginalkan warga AS berkulit hitam.

Dalam Tweet-nya tentang peradilan pidana, Minggu (8/9) malam, Trump menyebut atau menandai empat orang, semuanya pria kulit hitam seperti Legend, host NBC Nightly News Holt, mantan Presiden Barack Obama dan komentator berita Van Jones.

Teigen memiliki akun Twitter yang produktif yang melakukan kritik keras terhadap Trump. Pada 2017, Teigen mengungkapkan bahwa dirinya diblokir dari Twitter Trump.

Baik Teigen maupun Legend sangat vokal menyoroti kepercayaan politik dan oposisi mereka terhadap kebijakan Trump. Pada tahun 2014, Legend mendirikan FreeAmerica, sebuah organisasi yang menyoroti ketidakadilan dalam sistem peradilan pidana AS.  

Sebelumnya, selebriti lain termasuk Kim Kardashian West dan Kanye West, berkunjung ke Gedung Putih untuk membahas sistem peradilan pidana dan mengurangi hukuman pidana terhadap musisi AS, A$AP ROCKY.  

Perbaikan peradilan pidana tahun lalu berdasarkan First Step Act mencakup langkah-langkah yang memungkinkan ribuan narapidana federal untuk meninggalkan penjara lebih awal dari yang seharusnya, meringankan beberapa hukuman minimum wajib, dan memberi hakim lebih banyak kelonggaran dalam menjatuhkan hukuman.

Trump menganggap perbaikan peradilan pidana sebagai salah satu pencapaian utamanya yang ia harap akan memperluas daya tariknya bagi pemilihan presiden selanjutnya. Dia juga telah mengklaim dirinya tidak masuk dalam golongan rasis dalam sebuah pernyataan yang dimuat di Washington Post, Agustus 2019 lalu, "Afrika-Amerika saling menghargai".

BACA JUGA: Cek Berita SELEBRITI, Informasi Terkini Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait