Foto: Antaranews.com

Jokowi Berharap Delegasi Bisnis AS Manfaatkan Peluang Bisnis di Indonesia

Ceknricek.com -- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menerima delegasi Dewan Bisnis Amerika Serikat (AS)-ASEAN di Istana Merdeka Jalan Medan Merdeka Utara Jakarta, Kamis (5/12). Jokowi didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju.

Sekitar 50 pengusaha yang tergabung dalam Dewan Bisnis AS-ASEAN itu bertemu Jokowi, dipimpin Ketuanya Alexander C Feldman serta Ketua Dewan Bisnis AS-ASEAN untuk Indonesia LV Vaidyanathan. Sementara para menteri yang mendampingi Presiden ialah Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Mendag Agus Suparmanto, Menkominfo Johnny G Plate dan Wamenlu Mahendra Siregar.

Dalam sambutannya, Presiden menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5 persen per tahun ini merupakan salah satu pencapaian tersendiri dibanding negara-negara lain. Jokowi mengatakan bahwa peluang bisnis di Indonesia sangat terbuka lebar untuk dimanfaatkan para pengusaha AS.

Foto: Antaranews.com

“Saya berharap delegasi bisnis AS dapat mengoptimalkan peluang untuk mempromosikan kerja sama ini, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia," kata Presiden Jokowi seperti dikutip Antara.

Kepala negara mengatakan bahwa hubungan antara Indonesia dan AS selama ini cukup kuat, khususnya pada kerja sama ekonomi. Baik dari sisi ekspor maupun impor, termasuk investasi, AS menjadi salah satu mitra strategis Indonesia.

Baca Juga: Jokowi Keluarkan Perpres Percepatan Pembangunan Kawasan Gerbangkertosusila

"AS adalah mitra dagang terbesar keempat Indonesia. Investasi AS di Indonesia hampir mencapai 1,2 miliar dolar AS," kata Jokowi.

Foto: Antaranews.com

Kepala Negara juga mengatakan Indonesia dan AS sepakat meningkatkan volume perdagangan menjadi sebesar 60 miliar dolar AS hingga 2024. Jokowi sendiri menilai, negara-negara di Asia Tenggara khususnya Indonesia sebagai negara berkembang yang menjadi target investasi yang ideal.

“Indonesia dan ASEAN akan berlari lebih cepat untuk mendapatkan pertumbuhan dan pemerataan. Kami terbuka untuk kerja sama dengan negara manapun demi mencapai kepentingan yang saling menguntungkan," kata Jokowi.

Jokowi menilai kehadiran AS tidak hanya diperlukan dalam ekonomi, namun juga stabilitas politik ASEAN. "Kehadiran AS tidak hanya menguntungkan ASEAN, tetapi juga stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik," kata Jokowi.

BACA JUGA: Cek BIOGRAFI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait