Sumber: Istimewa

Makna Sajian Khas Imlek, Dari Kue Keranjang hingga Tray of Happiness

Ceknricek.com -- Perayaan Imlek selalu diiringi dengan hadirnya sajian berbagai makanan tradisional. Begitupun dengan Imlek 2571 yang dirayakan, Sabtu (25/1). Jajanan tradisional khas Imlek dijajakan di banyak tempat dan menarik perhatian pengunjung. Yang menarik, setiap sajian ternyata mengandung makna tersendiri. Penasaran? Berikut penjelasannya seperti dilansir Antara.

Kue Keranjang

Jajanan pertama yang harus disajikan saat perayaan Imlek adalah kue keranjang. Kue keranjang dalam bahasa China disebut "nian gao", yang diartikan secara harfiah sebagai "tahun tinggi".

Sumber: Istimewa

Bagi masyarakat Tionghoa, terdapat makna serta filosofi di balik kue dengan tekstur kenyal dan rasa manis mirip dodol itu.

Tekstur yang lembut dan kenyal menggambarkan keuletan dan kegigihan. Lalu kue ini juga tahan lama, yang maknanya penting dalam hubungan kekeluargaan.

Makna kekeluargaan juga ditunjukkan melalui bentuk kue yang bulat, yang menggambarkan keterikatan tanpa batas. Rasa manis kue keranjang pun memiliki makna, yakni sukacita dan mampu membahagiakan orang lain.

Baca Juga: Imlek 2020: Barongsai, Makna dan Filosofi Bagi Tahun Baru China

Kue keranjang hadir dalam kemasan dus merah berisikan dua hingga empat buah kue. Ada pula kue keranjang yang hanya berbungkus plastik maupun daun pisang.

Tray of Happiness

Makanan manis lainnya yang identik di perayaan Tahun Baru Imlek adalah satu set manisan dalam wadah berbentuk segi delapan yang dijuluki "tray of happiness". Delapan dalam budaya China diyakini sebagai angka keberuntungan.

Sumber: Istimewa

Set manisan ini terdiri dari aneka buah yang rupanya juga memiliki makna dan filosofi. Manisan buah yang ada di "tray of happiness" yaitu manisan melon, melambangkan kesehatan dan perkembangan hidup. Lalu jeruk kumquat yang melambangkan kemakmuran.

Ada pula kelapa kering atau kelapa segar, melambangkan persatuan dan persahabatan. Manisan kelengkeng, melambangkan banyak anak. Lalu biji teratai, melambangkan kesuburan.

Buah leci, melambangkan ikatan keluarga yang kuat. Kacang tanah, melambangkan doa agar panjang umur. Dan terakhir semangka merah yang melambangkan kebahagiaan dan kejujuran.

Saat ini "tray of happiness" juga hadir dalam isian lain seperti manisan berbentuk permen.

Jeruk Mandarin

Dalam Bahasa China, jeruk disebut dengan "chi zhe", yang apabila diartikan secara harfiah adalah rezeki (chi) dan buah (zhe), atau buah pembawa rezeki.

Sumber: Istimewa

Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, warna oranye cerah ini dianggap sebagai lambang emas atau rezeki berupa uang.

Makna lainnya, jeruk punya rasa asam dan ada yang manis, seperti kehidupan manusia yang tidak selamanya manis. Dan kalau pun merasakan asam kehidupan, masih ada kenangan manis yang bisa didapat.

Jeruk juga diperuntukan untuk dibagi ke keluarga dan kerabat saat Imlek, karena diyakini bahwa kebahagiaan akan bertambah ketika kita memberi.

BACA JUGA: Cek BISNIS INDUSTRI, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait