Moeldoko Minta Warganet Jangan Besar-Besarkan Soal Pernyataan Agnez Mo | Cek&Ricek
Foto: Dok.Ceknricek.com

Moeldoko Minta Warganet Jangan Besar-Besarkan Soal Pernyataan Agnez Mo

Ceknricek.com -- Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, angkat bicara terkait pernyataan Agnez Mo yang heboh di media sosial. Moeldoko meminta agar warganet tidak membesar-besarkan soal pernyataan penyanyi bernama asli Agnes Monica Muljoto itu.

"Saya itu sering waktu sekolah ke luar negeri, sering mendatangkan teman-teman kita yang di luar. Wah itu nasionalisnya lebih dari kita. Jadi, jangan terus digoreng Agnes Monica tidak nasionalis. Menurut saya dia tidak begitu," kata Moeldoko di kantor KSP Jakarta, Selasa (26/11).

Moeldoko meyakini nasionalisme WNI di luar negeri justru lebih tinggi daripada di dalam negeri. Begitu pula dengan Agnez, yang saat ini berani go international. "Ya semangatnya untuk ikut berkontribusi atas Indonesia yang maju sangat kelihatan," ucap Moeldoko.

Pernyataan Agnez tersebut terungkap dalam wawancaranya dengan BUILD Series, dan diunggah ke kanal Youtube BUILD, 22 November 2019. Agnez ditanya soal keberagaman budaya di Indonesia yang kemudian memengaruhi musik yang ia rilis di Amerika Serikat.

Agnez Mo kemudian mengisahkan banyak keberagaman Indonesia muncul karena banyak budaya yang berbeda-beda pada 18 ribu pulau di dalamnya. Keberagaman itu terlihat, kata Agnez, dari pakaian tradisionalnya hingga urusan musik.

Baca Juga: Banyak Hal Dibahas Agnez Mo dalam Wawancara Berdurasi 27 Menit

Agnez kemudian ditanya soal latar belakang dirinya yang dinilai berbeda dibanding kebanyakan citra orang di Indonesia. Agnez lalu menjawab dia bukan keturunan asli Indonesia.

"Ya, karena saya sebenarnya tidak memiliki ‘Darah Indonesia', saya berasal dari keturunan Jerman, Jepang dan Chinese. Saya hanya lahir di Indonesia dan saya juga seorang Kristiani, sementara di Indonesia mayoritasnya adalah muslim,” kata Agnez dalam video berdurasi 27 menit 3 detik itu.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pernah mengundang Agnez secara khusus ke Istana Kepresidenan pada 11 Januari 2019. Agnez bertemu dengan Presiden Jokowi yang juga didampingi oleh Moeldoko. Setelah kejadian "Darah Indonesia" ini, Moeldoko dengan nada bercanda berencana akan mengundang lagi Agnez Mo ke Istana.

"Kalau dia orang ego, mungkin dia tidak mau diundang ke sini (Istana). Saya undang makan tempe juga enak-enak saja. Nanti saya undang lagi deh," kata mantan Panglima TNI itu.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Thomas Rizal


Berita Terkait