Pasar Ikan Kobong di Semarang Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19 | Cek&Ricek
Foto: Antara

Pasar Ikan Kobong di Semarang Jadi Cluster Baru Penyebaran Covid-19

Ceknricek.com -- Pasar Ikan Rejomulyo Semarang atau yang lebih dikenal dengan Pasar Kobong menjadi salah satu klaster baru penyebaran Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam di Semarang, Sabtu, (23/5) mengatakan, awal mula munculnya klaster tersebut dari temuan tiga orang di pasar tersebut yang dirawat karena positif Covid-19.

"Kemudian ditelusuri dan dilakukan rapid test dua hari lalu," katanya.

Hasilnya, kata dia, enam orang dinyatakan reaktif yang kemudian dikarantina di Rumah Dinas Wali Kota untuk melaksanakan swab test.

Penelusuran klaster tersebut kembali dilakukan dan ditemukan 11 orang lain yang hasilnya reaktif.

Baca juga: Akankah Covid-19 Mengulangi Pandemi Maut Hitam?

Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, kata dia, juga melakukan penelusuran ke Pasar Ikan Sayung, Demak, yang diketahui lima orang di pasar itu juga dinyatakan reaktif.

"Total ada 26 orang yang berkaitan dengan Pasar Kobong," katanya.

Sementara itu, Gugus Tugas Covid-19 Kota Semarang menutup sementara operasional Pasar Kobong hingga enam hari ke depan.

Penutupan tersebut berkaitan dengan sterilisasi kawasan pasar serta penataan jika nantinya akan buka kembali.

Sebagaimana diketahui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang pada Jumat (22/5) menggelar pemeriksaan massal di pusat-pusat perbelanjaan serta tempat usaha dalam upaya menemukan kasus dan mencegah penyebaran Covid-19.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyebut jika dalam pemeriksaan massal di fasilitas umum ditemukan ada yang terindikasi atau positif terserang Covid-19, maka fasilitas umum yang bersangkutan akan ditutup.

"Begitu juga dengan pasar. Kalau hasil tesnya cukup banyak yang reaktif atau positif juga akan ditutup," katanya. (Ant)

BACA JUGA: Cek LINGKUNGAN HIDUP, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.



Berita Terkait