Sumber: Reuters

PBB: Ratusan Ribu Warga Suriah Selamatkan Diri dari Aksi Militer

Ceknricek.com -- Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut lebih dari 800.000 warga Suriah meninggalkan rumah selama aksi militer Suriah yang didukung Rusia.

Aksi militer yang bertujuan melenyapkan oposisi di Suriah barat laut sejak 1 Desember itu diungkap juru bicara senior PBB untuk Suriah, David Swanson, Kamis (13/2), pada Reuters.

Menurut Swanson, eksodus itu diperkirakan terus berlanjut, dengan ribuan orang dari seluruh kota dan komunitas bergerak mencari perlindungan di dekat area perbatasan Turki.

"Tragisnya, jumlah orang yang terlantar, yang sebagian besar kaum perempuan dan anak-anak, kini lebih dari 800.000," ucap Swanson.

Para pejabat PBB menyebutkan kawasan itu kini telah di ambang bencana kemanusiaan.

"Warga menyelamatkan diri dengan ribuan orang lainnya dalam truk terbuka atau berjalan kaki, terkadang pada malam hari agar tidak terdeteksi meski suhu malam begitu dingin," lanjutnya.

Baca juga: Indonesia Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak pada Proses Perdamaian di DK PBB

Mereka yang dalam pelarian di Idlib dan Aleppo menurut Swanson bergabung dengan hampir 400.000 orang yang melarikan diri dari pertempuran sebelumnya menuju kamp perlindungan di dekat perbatasan Turki.

Menurut PBB, ofensif terbaru membawa aksi militer lebih dekat ke Idlib utara, yang padat penduduk di sepanjang perbatasan, di mana hampir 3 juta orang terjebak.

Para keluarga yang menyelamatkan diri dari serangan udara dan pasukan yang mendekati provinsi Idlib tidur nyenyak di jalan-jalan dan di kebun zaitun.

Mereka membakar tumpukan sampah agar tetap mendapatkan kehangatan di tengah cuaca musim dingin yang ekstrem, menurut pekerja bantuan.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait