Polda Kalsel Klaim Selamatkan Ratusan Ribu Orang dari Pengaruh Narkoba | Cek&Ricek
Foto: Istimewa

Polda Kalsel Klaim Selamatkan Ratusan Ribu Orang dari Pengaruh Narkoba

Ceknricek.com -- Polda Kalimantan Selatan mengklaim berhasil menyelamatkan 274.724 orang dari penyalahgunaan narkoba dari barang bukti 34,34 kilogram narkotika yang berhasil digagalkan beredar, Jumat (14/2).

"Estimasinya jika satu gram sabu-sabu dapat dikonsumsi 8 orang dan satu butir ekstasi dikonsumsi satu orang," terang Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani di Banjarmasin melansir laman Antara.

Kapolda mengaku bersyukur karena peredaran dapat terus ditekan dan di awal tahun ini terungkap tangkapan besar, serta melakukan pemusnahan dari hasil tangkapan tersebut dengan disaksikan unsur penegak hukum lain.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Abdul Haris Makkie, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, menyampaikan terima kasih atas apa yang telah dilakukan aparat penegak hukum selama ini untuk memberantas peredaran narkoba.

"Polda dan BNN telah bekerja keras siang malam mengungkap jaringan pengedar. Kami pemerintah daerah sangat mengapresiasi," tuturnya.

Sekda pun menitipkan pesan gubernur jika pemberantasan narkoba harus solid, seluruh masyarakat bekerja sama dan bersatu.

"Polisi tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dan peran serta kita semua baik pemerintah daerah maupun masyarakat karena informasi sekecil apapun akan sangat berguna," jelasnya.

Baca juga: Terjerat Narkoba, Polisi Tunjukan Bukti Lucinta Luna Menjelma Jadi Perempuan

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Wisnu Widarto menjelaskan, saat ini penyidik masih fokus menyelesaikan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari tersangka SA yang ditangkap beserta barang bukti 32,6 kilogram narkotika.

Wisnu membeberkan jika dari TPPU yang dikenakan terhadap tersangka SA serta tersangka sebelumnya yaitu si kembar ME (27) dan MR (27) dengan barang bukti 2 kilogram sabu-sabu, maka total aset yang disita senilai Rp3,5 miliar.

Adapun barang bukti narkoba yang dimusnahkan terdiri dari 27.976 gram sabu-sabu, 9.125 butir ekstasi, 19.890 butir pil sabu-sabu seberat 2.099,13 gram, 590 butir kapsul ekstasi serta 499,5 gram serbuk ekstasi. Sitaan narkoba tersebut hasil dari 6 kasus dengan menangkap 12 tersangka jaringan pengedar.

"Untuk anggaran operasional kami selama 2019 sebesar Rp3,3 miliar. Kemudian dari hasil TPPU kita bisa kembalikan ke kas negara Rp3,5 miliar, maka selama satu tahun saya di sini tidak menghambur-hamburkan uang negara, karena justru kembali ke negara," tandasnya. 

BACA JUGA: Cek INTERNASIONAL, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait