Foto: Setkab

Presiden Jokowi Resmikan Pengoperasian Palapa Ring

Ceknricek.com -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian proyek infrastruktur jaringan telekomunikasi, Palapa Ring dengan menandatangani prasasti digital di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10). Presiden Jokowi mengatakan, proyek ini adalah wujud komitmen pemerintah menuntaskan infrastruktur tol langit Indonesia.

"Palapa Ring ini tak hanya akan memajukan sektor ekonomi. Kita ingin ini bisa berguna bagi sektor sosial, budaya politik dan pemerintah kita. Inilah nanti yang menyatukan negara kita Indonesia. Karena dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote semunya dapat tersambung, bisa berbincang-bincang, bisa saling mengenal diantara kita," ujar Presiden Jokowi dalam sambutannya.

Foto: Setkab

Menurutnya, akses digital ini harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemajuan bangsa serta untuk penguatan persatuan dan persaudaraan diantara kita. Infrastruktur ini juga diharapkan bisa memperkuat dan memperbaiki pendidikan, dengan memfasilitasi lalu lintas ilmu pengetahuan yang menembus seluruh pelosok nusantara.

Dari sisi ekonomi, Presiden Jokowi menerangkan bahwa Palapa Ring diharapkan bisa menjadi penghubung produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) ke jaringan pasar nasional bahkan ke pasar global. "Kita akan menjangkau dan menghubungkannya dengan market place, dari daerah ke pasar nasional maupun pasar global. Itu merupakan keinginan kita untuk memperkuat industri kita agar semakin bisa berkompetisi dan produknya kompetitif," kata Presiden Jokowi.

Foto: Setkab

Satu hal yang pasti, Presiden Jokowi mengingatkan agar perkembangan teknologi digital dan konektivitas digital yang telah dibangun tidak boleh disalahgunakan. Khususnya di era informasi yang bisa menyebar dengan cepat.

"Jangan digunakan untuk menyebarkan kebencian. Juga bukan untuk menyebarkan hal-hal buruk seperti fitnah, hoaks, dan fake news. Justru hal ini yang harus dicegah. Saling menjelekkan, saling mencela di media sosial harus dihentikan termasuk mencegah kejahatan siber dan kejahatan-kejahatan lainnya agar tidak semakin berkembang," ungkap Presiden Jokowi.

Tulang Punggung Jaringan Serat Optik Nasional

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara turut hadir saat peresmian Palapa Ring. Rudiantara mengatakan masyarakat Indonesia kini bisa menikmati internet berkecepatan tinggi setelah Palapa Ring mengintegrasikan jaringan tulang punggung (backbone) serat optik nasional dari wilayah barat, tengah, hingga timur. Inilah mengapa pemerintah mengibaratkan proyek ini sebagai "tol langit".

"Mulai saat ini dari 514 kabupaten/kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol (Palapa Ring). Kominfo beserta teman-teman operator yang membangun jaringan tulang punggung tadi," jelas Rudiantara.

Foto: Setkab

Menurut pria yang akrab disapa Chief RA itu, Palapa Ring itu ibarat jalan tol untuk internet kecepatan tinggi. Jadi, misalkan, di jalan tol Jakarta-Bandung, pintu Bekasi sudah dibuka, pintu Karawang sudah dibuka, nanti yang membangun akses keluar jalan tol tersebut adalah para operator telekomunikasi.  

Baca Juga: Menkominfo: Jaringan Palapa Ring Sudah Beroperasi di Seluruh Indonesia

Menkominfo menerangkan, meski Palapa Ring baru diresmikan saat ini, namun jaringan Palapa Ring wilayah Barat sudah selesai pada 2 Maret 2018, adapun Palapa Ring Tengah yang mencakup Kalimantan, Sulawesi, Maluku tuntas 21 Desember 2018 sedangkan Palapa Ring Timur pada 29 Agustus 2019 lalu. Selesainya Palapa Ring Timur menandai proyek ini siap 100 persen operasi secara komersial secara nasional.

Khusus Palapa Ring Timur di Papua, pemerintah bekerja sama dengan swasta/BUMN membangun jaringan serat optik di 30 Kabupaten yang belum pernah dibangun dan sekaligus membangun interkoneksi 42 kabupaten di Papua dan Papua Barat.

"Ini memang yang paling luas kalau kita lihat infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah di kabupaten/kota di Papua. Ini juga menunjukkan kebijakan keberpihakan pemerintah yang tidak Jawa sentris tetapi Indonesia sentris khususnya membangun di Indonesia Timur," ungkap Rudiantara.

Adapun, kapasitas jaringan kabel darat dan laut dari Palapa Ring mencapai 80-100 Gigabyte per second (Gbps) dengan kapasitas microwave 1 up to 2,5 Gbps.

Mengenal Palapa Ring  

Palapa Ring merupakan proyek pembangunan tulang punggung jaringan serat optik nasional yang menghubungkan seluruh 514 ibukota kabupaten/kota di Indonesia yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Non-KPBU. PT Telkom telah mengintegrasikan tulang punggung serat optik di 457 Kabupaten/Kota melalui skema Non-KPBU.

Sumber: Kominfo

Penggelaran Palapa Ring oleh Pemerintah sepanjang lebih dari 12.000 km di 57 kabupaten/kota di 11 provinsi dengan skema KPBU merupakan wujud dari afirmasi pemerintah untuk menyediakan internet cepat di wilayah-wilayah Terluar, Terdepan, Tertinggal (3T) yang secara komersial tidak feasible untuk dibangun oleh pihak swasta. Bekerja sama dengan PT Palapa Ring Barat, PT LEN Telekomunikasi Indonesia, PT Palapa Timur Telematika, Pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo telah menuntaskan pembangunan jaringan serat optik nasional di seluruh ibukota kabupaten/kota di Indonesia.

Proyek Palapa Ring diumumkan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 2005 di Forum Infrastructure Summit I, namun mengalami beberapa kendala dalam pembiayaan dan pemilihan skema pengadaannya. Di tahun 2015, Pemerintah membuat terobosan melalui penetapan Peraturan Presiden tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (Perpres 38/2015) yang memberikan alternatif pembiayaan proyek pembangunan melalui skema KPBU yang memungkinkan dimulainya pembangunan infrastruktur telekomunikasi Palapa Ring pada tahun 2016. (Ed: Thomas Rizal)

BACA JUGA: Cek FILM & MUSIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait