Foto: Ashar/ceknricek.com 

Sejumlah Tokoh Bangsa Berkumpul Serukan Perdamaian

Ceknricek.com -- Sejumlah tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Suluh Kebangsaan berkumpul dan menyerukan perdamaian berkaitan dengan kondisi Papua saat ini.

Mereka antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Cendekiawan Muslim Quraish Shihab, mantan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab, Rektor UIII Komarudin Hidayat, putri Presiden Keempat RI Gus Dur Alisa Wahid, Achmad Suaedy, Romo Beny Susetyo dan Romo Frans Magnis Suseno, hingga istri Gus Dur Shinta Nuriyah Wahid.

Foto: Ashar/ceknricek.com 

Gerakan Suluh Kebangsaan menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan pendekatan dialog yang konstruktif dan persuasif terkait dengan permasalahan di Papua.

Baca Juga: Shinta Nuriyah Wahid: Semua Komponen Bangsa Mesti Junjung Tinggi Persamaan Derajat

Hal tersebut disampaikan Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan Mahfud MD dalam konferensi pers tentang Papua yang digelar di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Jumat (23/8).

"Kita menyerukan kepada semua pihak, aparat, pemerintah, tokoh adat, tokoh LSM untuk sekarang mulai melakukan pendekatan dialog konstruktif dan persuasif. Kekerasan supaya dihentikan," ujarnya.

Foto: Ashar/ceknricek.com 

Mahmud menambahkan, gerakan suluh kebangsaan menyepakati untuk peduli dan sadar ada kesenjangan pemahaman di antara kita sebagai bangsa. "Kita harus sadar adanya kesenjangan pemahaman ini dan harus bersama-sama mencegahnya," kata Mahmud.

Menurut dia, segala sesuatu yang meresahkan dan melumpuhkan kegiatan ekonomi serta kegiatan sehari-hari masyarakat di beberapa daerah terganggu supaya dihentikan melalui pendekatan. Setelah suasana tenang dan kerusuhan terhenti, yang harus dilakukan adalah penyisiran terhadap masalahnya.

"Penegakan hukum tak bisa dihindarkan kepada siapa saja. (Termasuk) kepada pemicu yang menimbulkan sentimen rasis," kata Mahmud.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini. 



Berita Terkait