Foto: Bola.com

Simon McMenemy: Pemain Tidak Boleh Lengah Hadapi Vanuatu

Ceknricek.com -- Indonesia akan menghadapi Vanuatu dalam pertandingan persahabatan FIFA yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu, (15/6) malam waktu Indonesia. Indonesia yang dalam pertandingan sebelumnya kalah 1-4 atas Yordania dalam harus belajar dari kesalahan.

Dilansir dari website resmi PSSI, Jumat (14/6), pelatih Tim Nasional Senior, Simon McMenemy mengatakan, para pemainnya tidak boleh lengah saat menghadapi Vanuatu dalam pertandingan persahabatan FIFA besok.

“Para pemain tidak boleh lengah meski kekuatan Vanuatu berbeda dengan Yordania,” ucap Simon.

Pelatih berkebangsaan Skotlandia tersebut tidak menginginkan hasil negatif melawan Yordania terulang. Bila dilihat dari peringkatnya, Vanuatu kini berperingkat 166 FIFA, jauh dari Yordania yang menempati peringkat ke-97 FIFA. Sedangkan, Indonesia sendiri berada di peringkat ke-159 FIFA.

Meski hanya berjarak 4 hari setelah menghadapi Yordania, Timnas Indonesia siap menghadapi Vanuatu. Hari ini, skuad Garuda sudah mulai berlatih untuk menghadapi Vanuatu.

Simon menambahkan, dalam sesi latihan akan disesuaikan dengan kebutuhan tim dalam menghadapi Vanuatu. Gaya bermain dan karakteristik yang berbeda dari Yordania membuat harus ada penyesuaian kembali dari segi strategi yang diterapkan oleh Simon.

“Menu latihan akan kami sesuaikan. Yang pasti kami tetap menjaga fokus agar bisa tampil sebaik mungkin melawan Vanuatu,” tambahnya.

Sebelumnya, Indonesia bermain dengan formasi 3-4-3 yang jarang dilakukan oleh Timnas Indonesia. Umunya, Indonesia akrab menggunakan 4-3-3 atau 4-2-3-1. Perlu banyak penyesuaian yang dilakukan oleh pemain dengan formasi 3-4-3.

Formasi 3-4-3 sendiri menggunakan 3 bek yang menjadi garda pertahanan utama permainan. Namun, dua sayap di sisi kanan dan kiri akan bermain fleksibel dengan membantu penyerangan dan juga pertahanan. Formasi ini akan gagal jika dua sayap tidak diisi dengan pemain yang siap bertahan maupun menyerang.

Apabila kedua sayap telat dalam membaca permainan, akan menyisakan lubang besar di lini pertahanan yang hanya diisi dengan 3 pemain.



Berita Terkait