Update Korona 13 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 3.476 Kasus Tambahan | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 13 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 3.476 Kasus Tambahan

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Rabu,(13/1/21) bertambah 11.278 kasus sehingga total jumlah kasus positif per hari ini  menjadi 858.043 kasus.

DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus tambahan terbanyak dengan 3.476 kasus positif disusul Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 71.689 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 11,9 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 59.667 suspek.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI CAMELIA MALIK

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 7.657 orang. Total pasien sembuh 703.464 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 306 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 24.951 kasus.

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus terendah per hari ini Rabu, (13/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 3.476 (total 214.728), sembuh 2.952 (total 191.557), meninggal 45 (total 3.595).

2. Jawa Barat: kasus tambahan 1.755 (total 102.340), sembuh 1.068 (total 84.872), meninggal 11 (total 1.256).

3. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.475 (total 95.562), sembuh 730 (total 64.937), meninggal 94 (total 4.255).

4. Jawa Timur: kasus tambahan 815 (total 95.064), sembuh 745 (total 81.553), meninggal 71 (total 6.647).

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 648 (total 38.414), sembuh 524 (total 33.341), meninggal 7 (total 659).

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 13 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 11.278

Baca juga: Update Korona 12 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 2.669 Kasus Tambahan


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait