Update Korona 18 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 2.361 Kasus Tambahan | Cek&Ricek
Sumber: Ceknricek.com

Update Korona 18 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 2.361 Kasus Tambahan

Ceknricek.com -- Kasus baru Covid-19 di Indonesia pada Senin,(18/1/21) bertambah 9.086 kasus sehingga total jumlah kasus positif per hari ini menjadi 917.015 kasus.

DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus tambahan terbanyak dengan 2.361 kasus positif disusul Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

Penambahan kasus harian diperoleh satgas Covid-19 melalui pengetesan terhadap 47.488 spesimen, baik berdasarkan real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) atau Tes Cepat Molekuler (TCM).

Positivity rate atau jumlah kasus positif/spesimen yang diperiksa hari ini sebesar 19,3 persen dari jumlah kasus terkonfirmasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jumlah suspek mencapai 77.579 suspek.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI CAMELIA MALIK

Kasus pasien sembuh per hari ini bertambah 9.475 orang. Total pasien sembuh 745.935 orang. Jumlah kasus meninggal bertambah 295 orang. Total kasus meninggal per hari ini menjadi 26.282 kasus.

Dari data yang dihimpun, saat ini sebanyak 34 provinsi telah menjadi klaster baru virus korona dengan total sebaran 510 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Berikut 5 provinsi dengan penambahan kasus tertinggi per hari ini Senin, (18/1/21) menurut data Kementrian Kesehatan RI:

1. DKI Jakarta: kasus tambahan 2.361 (total 229.726), sembuh 2.802 (total 204.471), meninggal 36 (total 3.774).

2. Jawa Tengah: kasus tambahan 1.559 (total 104.463), sembuh 1.180 (total 69.047), meninggal 83 (total 4.568).

3. Jawa Barat: kasus tambahan 1.485 (total 114.072), sembuh 1.623 (total 92.664), meninggal 28 (total 1.375).

4. Jawa Timur: kasus tambahan 848 (total 100.225), sembuh 822 (total 85.737), meninggal 78 (total 6.968).

5. Sulawesi Selatan: kasus tambahan 661 (total 41.697), sembuh 548 (total 36.051), meninggal 5 (total 693).

Terkait vaksinasi Covid-19, vaksin, hari ini, Presiden Jokowi dan beberpa jajaran pemerintah lainnya melakukan vaksinasi Covid-19 perdana di Istana Negara Jakarta. Vaksin yang disuntikkan ke Jokowi adalah Coronavac buatan Sinovac.

Jokowi mengungkap, usai sesi perdana hari ini, pelaksanaan vaksinasi akan dilanjutkan di seluruh Indonesia setelah mendapat izin dari BPOM dan MUI.

“Vaksinasi perdana ini dilakukan setelah kita mendapatkan izin penggunaan darurat Emergency Use Authorization dari BPOM dan juga telah keluarnya fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI),”imbuh Jokowi.

Jokowi menegaskan vaksinasi Covid-19 adalah upaya yang penting untuk keluar dari pandemi Covid-19 serta memberikan keselamatan bagi masyarakat.

“Memberikan perlindungan kesehatan kepada kita dan keselamatan, keamanan  bagi masyarakat Indonesia, serta membantu percepatan proses pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Pesan pemerintah, ingatlah orang-orang tercinta agar terhindar Covid dengan jalan selalu pakai masker, jaga jarak aman dan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Juga jangan lupa berdoa dan bertawakal kepada Tuhan.

Baca juga: Update Korona 18 Januari 2021, Kasus Positif Bertambah 9.086 kasus

Baca juga: Update Korona 17 Januari 2021, DKI Jakarta Sumbang 3.395 Kasus Tambahan



Berita Terkait