Wapres: Mudik Sunah, Mencegah Penularan Covid-19 Wajib | Cek&Ricek
Ilustrasi: Wakil Presiden Ma'ruf Amin/Wapresri

Wapres: Mudik Sunah, Mencegah Penularan Covid-19 Wajib

Ceknricek.com -- Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan memelihara silaturahim dengan cara mudik di Hari Lebaran ialah sunah, namun menjaga diri sendiri dan orang lain dari bahaya Covid-19 merupakan kewajiban bagi semua orang.

“Mudik, silaturahim itu sunah, memang bagus, tetapi ada bahaya, sehingga menjaga diri dari wabah penyakit itu adalah wajib," kata Wapres Ma’ruf Amin, Sabtu (10/4/21) dikutip dari Antara.

Ma’ruf  juga meminta para pemuka agama untuk ikut menyampaikan pesan pentingnya menjaga diri sendiri dan orang lain dari penularan Covid-19, sehingga masyarakat diminta tidak mudik.

"Kita harus mendahulukan yang lebih penting daripada yang penting. Di sini pentingnya kita mengajak masyarakat, menyampaikan pesan-pesan keagamaan dalam rangka menjaga masyarakat dari kemungkinan naiknya kembali Covid-19," ujarnya.

Klik video untuk tahu lebih banyak - SOSIALISASI 3M DARI SURYOPRATOMO

Pemerintah melarang kegiatan mudik Lebaran Tahun 2021 melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Larangan tersebut diberlakukan untuk kegiatan moda transportasi darat, laut, udara dan kereta api. Perjalanan mudik dikecualikan bagi perjalanan dinas ASN, pegawai BUMN/BUMD, Polri, TNI serta karyawan swasta dengan surat tugas; kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka keluarga meninggal dunia dan pelayanan kesehatan darurat.

Perjalanan selama periode tersebut juga boleh dilakukan oleh pimpinan lembaga tinggi negara, anggota TNI/Polri yang sedang berdinas, kendaraan dinas operasional petugas jalan tol, pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, serta mobil barang tanpa penumpang.

Baca juga: Pelarangan Mudik Dilakukan Demi Kebaikan Jangka Panjang

Baca juga: Kemenhub Siapkan Aturan Pengendalian Transportasi Larangan Mudik 2021


Editor: Prasetyo Agung G


Berita Terkait