Thomas Rizal/Ceknricek.com

ZAP Beauty Index Diharapkan Jadi Acuan Perkembangan Industri Kecantikan

Ceknricek.com -- Klinik perawatan dan kecantikan, ZAP Clinic untuk kali kedua merilis hasil survei mengenai industri kecantikan di Indonesia dalam ZAP Beauty Index 2020. Berkolaborasi dengan MarkPlus, survei ini menggunakan metode online survey kepada 6.460 responden perempuan di Indonesia sepanjang Juli-September 2019.

Lebih komprehensif dibanding survei sebelumnya, survei ini mencakup potret dari perilaku tiga generasi berbeda di dunia kecantikan, yakni generasi X (45-65 tahun), generasi Y (23-44 tahun) dan generasi Z (13-22 tahun).

Menurut Fadly Shahab, pendiri dan CEO ZAP Clinic, survei ini bertujuan untuk mengupas lebih banyak fakta-fakta menarik terhadap journey dan perilaku konsumen perempuan Indonesia di dunia kencantikan.

“Hal ini sekaligus bentuk kontribusi kami terhadap industri kecantikan dengan menyajikan data-data yang dapat menjadi acuan, sebab saat ini masih sedikit riset yang khusus di sektor kecantikan. Hasil riset ini juga menentukan arah perkembangan bisnis ke depan dalam membidik segmen konsumen,” ujar Fadly saat ditemui Ceknricek.com dalam konferensi pers ZAP Beauty Index 2020, di Jakarta, (21/1).

ZAP Beauty Index 2020 membagi potret industri kecantikan ke dalam tiga segmen, yakni Let's Talk about Beauty, Beauty Beyond Words dan Beauty in Action. Let's Talk about Beauty merangkum deretan fakta mengenai pengalaman para responden dalam melakukan berbagai perawatan kecantikan.

Thomas Rizal/Ceknricek.com

Mulai dari, kapan pertama kali mereka mengenal berbagai produk dan klinik kecantikan, apa jenis perawatan yang dilakukan, hingga berapa biaya yang dikeluarkan untuk melakukan perawatan kecantikan.

ZAP Beauty Index 2020 juga memotret definisi "cantik" di mata perempuan Indonesia yang dijelaskan dalam segmen Beauty Beyond Words. Jika ZAP Beauty Index sebelumnya menemukan 40,9 persen perempuan mendefinisikan cantik adalah bertubuh sehat dan bugar (fit), definisi ini mulai bergeser pada tahun ini.

Baca Juga: Ekspektasi Sosial Soal Standar Kecantikan Memunculkan Fenomena Body Shaming

Sebesar 46,7 persen responden mendefinisikan "cantik" berarti memperindah penampilan secara keseluruhan atau biasa disebut dengan weIl-dressed. Namun yang pasti, memiliki kulit cerah atau glowing masih menjadi definisi cantik secara umun di mata sebagian besar perempuan Indonesia (82,5 persen).

Di segmen Beauty in Action, terdapat enam produk skincare wajib yang digunakan perempuan Indonesia setiap hari, meliputi facial wash, moisturizer, toner, serum, essence, dan eye cream. Facial wash atau pembersih wajah memiliki peminat paling banyak sebesar (92,4 persen) sebagai skincare yang wajib digunakan.

Baca Juga: ZAP Beauty Index 2020: Generasi Z Habiskan Uang Jajan Demi Perawatan Kecantikan

Berbicara tentang perawatan kecantikan, mayoritas perempuan hdonesia lebih sering mengunjungi klinik kecantikan (76 persen) dibandingkan pergi mengunjungi salon (39,7 persen). Perbandingan tersebut mencapai hingga dua kali lipat.

Sekadar informasi, saat ini outlet ZAP memiliki 29 outlet yang menyasar mass market, 16 outlet ZAP Premiere untuk segmen high-end, serta 1 outlet Menology by ZAP yang menjadi klinik perawatan khusus pria. Tahun 2020 ZAP akan membuka outlet-outlet barunya di wilayah Indonesia lainnya.

BACA JUGA: Cek HEADLINE Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini



Berita Terkait