Amnesti Internasional Ungkap Fakta 100 Orang Tewas Selama Kerusuhan di Iran | Cek&Ricek
Foto: Abdolvahed Mirzazadeh/ISNA via AP

Amnesti Internasional Ungkap Fakta 100 Orang Tewas Selama Kerusuhan di Iran

Ceknricek.com -- Fakta mengejutkan dikeluarkan Amnesti Internasional. Mereka mengungkapkan, lebih dari 100 pengunjuk rasa tewas di 21 kota di Iran selama kerusuhan terkait kenaikan harga BBM 50 persen. Aksi protes antipemerintah ini berlangsung sejak Jumat pekan lalu setelah kenaikan harga BBM diumumkan.

Dilansir Reuturs, Rabu (20/11), Amnesti Internasional menyebut penembak jitu memberondong peluru kerumunan massa dari atas atap dan dari helikopter.

"Jumlah total korban tewas sebenarnya jauh lebih banyak, dengan sejumlah laporan menunjukkan sebanyak 200 orang tewas," tulis Amnesti Internasional melalui sebuah pernyataan resmi.

"Laporan-laporan itu menyingkap pola pembunuhan tidak sah oleh pasukan keamanan Iran, yang menggunakan kekuatan berlebihan dan mematikan untuk menghancurkan mayoritas aksi protes damai."

Amnesti Internasional juga menyebut intelijen dan pasukan keamanan tidak mengembalikan jasad-jasad itu kepada keluarga mereka dan memaksa yang lainnya agar segera mengubur jasad-jasad itu tanpa dilakukan autopsi independen terlebih dahulu.

Foto: Abdolvahed Mirzazadeh/ISNA via AP

Baca Juga: Soal Pemukiman Yahudi, AS dan Uni Eropa Beda Pandangan

Sebelumnya, pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menyebut para demonstran yang meluas setidaknya di 100 kota menyerang properti publik sebagai ''preman''.

Seperti dilansir Associated Press, pemerintah Iran bahkan telah memutus akses internet di seluruh wilayah negara berpenduduk 80 juta orang itu. Langkah tersebut diambil untuk mengendalikan unjuk rasa agar tidak terus menyebar.

Keputusan itu membuat semua pihak sulit menaksir apakah situasi panas di Iran masih berlanjut. Foto-foto yang dirilis oleh media-media setempat menunjukkan skala besar kerusakan di pom-pom bensin dan bank-bank setempat, dengan beberapa kendaraan hangus terbakar dan jalanan dipenuhi puing.

Laporan kantor berita semi-resmi Iran, Fars News Agency, menyebut total ada 87 ribu demonstran yang ikut aksi rusuh saat unjuk rasa. Mereka menyerbu 100 bank dan pertokoan setempat. Otoritas Iran, menurut Fars, telah menangkap sekitar 1.000 orang terkait aksi rusuh tersebut.

BACA JUGA: Cek POLITIK, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini. 


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait