Cek Fakta: Beredar Link Bansos Rp600 Ribu Bagi Pemilik e-KTP untuk Biaya #DiRumahAja | Cek&Ricek astra-satu-untuk-indonesia
Foto : Istimewa

Cek Fakta: Beredar Link Bansos Rp600 Ribu Bagi Pemilik e-KTP untuk Biaya #DiRumahAja

Ceknricek.com--Beredar kabar di berbagai media sosial yang mengaitkan antara e-KTP dengan bantuan sosial (bansos) sebesar Rp600 ribu rupiah. Kabar tersebut menyebutkan bahwa bagi masyarakat yang memiliki e-KTP akan mendapatkan bansos sebesar Rp 600 ribu rupiah dari Pemerintah.

Kabar mengenai bansos itu beredar luas di berbagai media sosial terutama Facebook. Bagi pemilik e-KTP nantinya dapat langsung memasukkan NIK e-KTP tersebut ke dalam link yang telah tersedia.

Bagi yang sudah memiliki e-KTP sudah bisa mengambil kompensasi Per Tgl 29 Agustus 2021 sebesar Rp.600.000 untuk biaya #dirumah aja.
Silahkan cek apakah nama Anda tercantum, dan cocokkan dengan NIK e-KTP Anda melalui link berikut https://bit.ly/3zPuH0e," begitulah narasi yang beredar di salah satu pemilik akun Facebook yang menyebarkan kabar tersebut.

Namun benarkah kabar tersebut?

 Mengutip dari Instagram @turnbackhoaxid pada Kamis, 5 Agustus 2021, yang menyatakan bahwa kabar tersebut merupakan informasi yang salah atau hoaks.

Faktanya, link yang dicantumkan pada narasi tersebut merupakan bentuk scam atau penipuan untuk mendapatkan informasi pribadi.

 Link tersebut juga merupakan website yang tidak resmi untuk pengecekan bansos.

Selain itu, Pemerintah hanya memberikan bantuan sosial berupa Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako, Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

 Dan Kemensos juga bermitra dengan Perum Bulog untuk menyalurkan beras 10 kg untuk KPM yang mendapatkan BST, BPNT, dan PKH. Bagi Anda yang termasuk dalam KPM, bisa cek bantuan ke website resmi Kemensos yakni cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan wilayah penerima manfaat dan nama penerima manfaat.

 Jadi kabar yang menyebutkan bahwa masyarakat yang memiliki e-KTP mendapatkan bantuan sebesar Rp600 ribu merupakan kabar yang tidak benar atau hoaks.


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait