H&M Akan Tutup 250 Toko Di Seluruh Dunia | Cek&Ricek astra-satu-untuk-indonesia
Sumber: Istimewa

H&M Akan Tutup 250 Toko Di Seluruh Dunia

Ceknricek.com -- Perusahaan H&M Pakaian asal Swedia H&M berencana menutup sekitar 250 toko di seluruh dunia. Penutupan beberapa toko perusahaan H&M dilakukan tahun depan karena penjualan yang terus merosot akibat Covid-19, serta pembeli yang lebih banyak berbelanja secara online.

Pengecer pakaian terbesar kedua di dunia itu mengatakan, sekitar seperempat dari 5.000 tokonya akan dinegosiasikan ulang atau keluar dari sewa pada 2021, dan akan menutup sebagian di antaranya. Meskipun penjualan mulai pulih pada bulan September, namun masih rendah jika dibandingkan dengan bulan yang sama di 2019.

Seperti diketahui, pandemi telah meningkatkan tren belanja online konsumen karena pembatasan sosial. Rival H&M, Inditex telah mengumumkan terlebih dulu penutupan 1.200 gerainya di seluruh dunia. Perusahaan mode yang menaungi label Zara itu akan meningkatkan penjualan secara online.

"Perusahaan telah memutuskan untuk membuat provisi sebesar 308 juta euro terkait dengan pelaksanaan rencana untuk meningkatkan toko online dan lebih lanjut mengintegrasikannya dengan toko ritel," kata Inditex dalam pernyataannya.

Dari 7.412 toko ritel di seluruh dunia, Inditex berencana untuk mempertahankan 6.900 gerai. Namun, perusahaan asal Spanyol itu akan membuka 450 toko baru yang dilengkapi dengan teknologi penjualan daring.

Baca juga: Cegah Pandemi Covid-19, H&M Tutup Semua Toko di Jerman dan AS

Baca juga: Giant Tutup: Episode Baru Kabut Bisnis Ritel



Berita Terkait