Foto: Kemlu.go.id

Indonesia Masuk Dewan Keamanan PBB 2019-2020

Ceknricek.com -- Untuk kelima kalinya, Indonesia kembali dipercaya menjadi salah satu anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam pemungutan suara yang berlangsung di New York, Amerika Serikat, Kamis (17/10) waktu setempat, Indonesia memperoleh 174 suara dari 193 surat suara dan 192 suara sah.

Indonesia sukses mengungguli perolehan suara Jepang dan Korea Selatan yang meraih 165 suara, serta Kepulauan Marshall dengan 123 suara. Keempat negara ini akan mewakili kawasan Asia Pasifik untuk duduk di kursi Dewan HAM PBB.

Sekadar informasi, Indonesia sebelumnya juga terpilih sebagai Dewan HAM PBB untuk periode 2006-2007, 2007-2010, 2011-2014, dan 2015-2017. Dewan HAM PBB sendiri terdiri dari 47 anggota.

Indonesia Masuk Dewan Keamanan PBB 2019-2020
Sumber: Kemlu.go.id

Baca Juga: Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB, Kado Istimewa Buat Kita

Sebanyak 13 kursi dewan diisi oleh perwakilan negara Afrika, 13 kursi dari perwakilan Asia Pasifik, 8 kursi bagi perwakilan negara Amerika Latin dan Karibia, 7 kursi bagi perwakilan negara Eropa Barat dan negara lainnya, dan 6 kursi bagi kawasan Eropa Timur.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengucapkan rasa syukur atas terpilihnya kembali Indonesia menjadi salah satu anggota Dewan Keamanan PBB. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama seluruh tim Kementerian Luar Negeri yang sudah mempersiapkan pencalonan Indonesia di Dewan HAM PBB sejak setahun terakhir.

“Hingga saat-saat terakhir, saya mendapat laporan dari wakil tetap RI di New York, bahwa lobi masih terus dilakukan. Akhirnya pada hari ini (Kamis), Indonesia menang dalam kompetisi ini dan ditetapkan sebagai anggota Dewan HAM PBB,” kata Retno seperti dilansir Antara, Jumat (18/10).

Indonesia Masuk Dewan Keamanan PBB 2019-2020
Sumber: Kemlu.go.id

Dalam beberapa bulan terakhir menjelang pemilihan, tim kampanye pencalonan Indonesia memang melakukan pertemuan sangat intensif dengan hampir semua negara anggota PBB. Pendekatan tidak hanya dilakukan di Markas PBB New York dan Jenewa, tetapi juga oleh para duta besar RI di wilayah penugasannya masing-masing untuk mengumpulkan dukungan bagi Indonesia.

Sebagai anggota Dewan HAM PBB, Indonesia bisa berkontribusi lebih besar lagi untuk memajukan penghormatan HAM secara global. Indonesia juga memiliki kesempatan lebih besar untuk mendorong Dewan HAM PBB menjadi badan yang lebih efektif, efisien, transparan, non-politis, dan non-partisan.

“Terpilihnya Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB sebagai amanah dan bukti kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia. Amanah itu akan ditunaikan sebaik-baiknya oleh Indonesia, dengan memajukan HAM di tingkat nasional maupun global, serta mendorong terwujudnya keadilan sosial,” kata Menlu Retno.

BACA JUGA: Cek HEADLINE Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini


Editor: Farid R Iskandar


Berita Terkait