Ketahui Penyebab Cegukan dan Kiat Mengatasinya | Cek&Ricek astra-satu-untuk-indonesia
Foto: Istimewa

Ketahui Penyebab Cegukan dan Kiat Mengatasinya

Ceknricek.com -- Bagi sebagian orang cegukan atau singultus bisa sangat mengganggu aktivitas sehingga berbagai cara dilakukan untuk menghentikan kondisi tersebut. Padahal, cegukan bisa sembuh setelah beberapa menit atau jam jika bukan karena masalah medis serius.

Dr. Melvin Look, dokter sekaligus konsultan bedah di Mount Elizabeth Novena Hospital mengatakan, cegukan terjadi saat diafragma Anda yakni otot yang memisahkan paru-paru dan perut tiba-tiba dan tanpa sengaja berkontraksi.

Kontraksi ini kemudian menarik udara ke paru-paru dan jika kondisi ini terjadi tiba-tiba saat kotak suara Anda berkontraksi, muncullah suara yang berbunyi seperti "hic".

Menurut Look, seperti dilansir dari Channel News Asia, penyebab diafragma bisa mengalami hal ini belum diketahui secara jelas dalam pandangan biologi.

Cegukan  yang dapat langsung sembuh tentu tidak masalah. Namun bisa sangat menjengkelkan saat kondisi ini terjadi lama karena damat  mempengaruhi seseorang saat berbicara.

Kondisi cegukan bisa berlangsung beberapa menit dan hilang dengan sendirinya tetapi jika sampai lebih dari dua hari atau terus berulang selama 48 jam, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter.

"Karena cegukan yang berkepanjangan dapat menunjukkan gangguan struktural, infeksi atau inflamasi yang berdampak pada sistem saraf pusat atau saraf tertentu atau cabangnya," kata ahli gastroenterologi di Gleneagles Hospital, Dr. Amitabh Monga, dikutip dari Antara, Selasa, (17/11/20).

Menurut dia, gangguan ini mungkin termasuk penyakit lambung, hati, pankreas atau otak. Lalu, bagaimana menangani cegukan?

Look mengatakan, perawatan paling sederhana untuk cegukan melibatkan beberapa mekanisme umum seperti menahan napas sebentar atau bernapas sambil mencondongkan tubuh ke depan dengan lutut ditarik ke dada.

Selain itu, berkumur tampaknya bisa merangsang tenggorokan Anda, yang merupakan cara lain untuk mengganggu tindakan tak sadar diafragma Anda.

Menurut Monga, kemanjuran cara ini belum dapat dikonfirmasi. Walau begitu, metode ini mudah dilakukan dan memiliki risiko komplikasi yang rendah, oleh karena itu tidak ada salahnya untuk dicoba.

Jika tidak ada penyebab medis yang mendasari, dokter mungkin meresepkan obat untuk menghentikannya.

Baca juga: 3 Gejala Penyakit Jika Cegukan Tak Berhenti

Baca juga: 4 Cara Ampuh Atasi Cegukan 



Berita Terkait