Libur Panjang, Staycation di Rumah Aja Yuk | Cek&Ricek
Sumber: Istimewa

Libur Panjang, Staycation di Rumah Aja Yuk

CeknRicek.Com - Libur panjang pada tanggal 28 Oktober-1 November mendatang kemungkinan besar akan dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk berlibur ke tempat wisata di berbagai daerah di Tanah Air.

Bertolak dari situasi terkini yang masih dalam masa pandemi COVID-19, pemerintah mengkhawatirkan adanya potensi penularan virus corona.

Juru Bicara Pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro menyayangkan jika libur panjang menimbulkan lonjakan kasus positif COVID-19 seperti yang pernah terjadi beberapa bulan lalu.

Dalam keterangan pers yang disiarkan kanal youtube Sekretariat Negara, Sabtu, (24/10/20), Reisa menyarankan agar masyarakat berlibur di rumah saja. Selain itu, ia juga memberikan tips berlibur yang menyenangkan selama di rumah saja.

Reisa menambahkan, staycation di rumah saja menjadi pilihan yang terbaik karena dinilai paling aman karena masyarakat dapat beraktivitas di lingkungan tempat tinggalnya sendiri.

Staycation bisa dijadikan kesempatan menjalankan protokol kesehatan keluarga yang sudah disusun Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

“Rumah dibersihkan dan di-disinfeksi secara rutin. Pastikan sirkulasi udara segar, lancar dengan membuka ventilasi atau jendera serta biarkan sinar matahari masuk,” kata Reisa.

Bagi masyarakat yang memang sudah merencanakan berlibur ke luar kota, pemerintah mengingatkan untuk memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat seperti pesawat udara dan kereta api.

“Bagi yang memakai transportasi umum, pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh hari agar dapat menghindari kerumunan atau bahkan antrian panjang. Dalam perjalanan wajib memakai masker, hindari makan atau minum dan usahakan tidak ngobrol panjang di kereta atau bus,” saran Reisa.

Selain itu, bagi warga yang bepergian dan menginap di hotel, diimbau untuk memilih hotel atau akomodasi yang juga menerapkan disiplin protokol kesehatan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Seperti diketahui, Kemenparekraf sudah meminta semua destinasi wisata menerapkan CHSE.

“Cleanlines, Health, Safety and Environment sustainability, bersih, sehat, dan aman terutama dari ancaman COVID-19, jangan lupa tetap ramah lingkungan,” pungkas Reisa Broto Asmoro.

Baca Juga : BNPB: 11 Orang Meninggal Akibat Longsor di Muara Enim


Editor: Ariful Hakim


Berita Terkait